![]() |
| Kotbah Jum'at |
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Nikmat Allah yang dicurahkan kepada kita amatlah banyak oleh sebab itu kita harus menyertai nikmat Allah itu dengan mengucapkan dan mengungkapkan rasa syukur kepada Nya, karena jika kita mensyukuri nikmat Allah, maka Dia akan menambah kenikmatan Nya kepada kita, namun jika kita mengingkari Nya, artinya kita tidak mau bersyukur, maka kita akan menerima azab yang sangat pedih dari Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi :
" Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menamvah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat Ku), maka aesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7)
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Saat ini kita masih berada pada bulan sya'ban yang merupakan bulan yang mulia, bulan pensucian hati sebelum kita mensucikan ruh kita pada bulan Ramadlan, disamping itu, berdarma bakti kepada Allah sebagai bentuk wujud hablum minAllah dalam menjalankan sholat, puasa dan yang lainnya, maka kita harus menjalankan hablum minannas. Kita harus saling menyayangi, mengasihi sesama manusia jika kita bertemu jangan lupa untuk bersalaman karena jika bertemu dan bersalaman, maka sebelum kita berpisah, kita akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Imam Dawud, Imam Turmudzi dan Imam Ibnu Majjah meriwayatkan sebuah hadist bahwa Rasulullah SAW. pernah bersabda yang artinya :
"Dimana ada dua orang muslim yang bertemu saling bersalaman sebelum ia berpisah kecuali keduanya mendapatkan ampunan dari Allah SWT".
Dari hadist ini, maka jelaslah bahwa Islam mengajarkan kepada pemeluk-prmeluknya untuk saling menghormati, mencintai, menyayangi antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian akan terciptalah kerukunan, kedamaian antara sesamanya.
Hadirin yang berbahagia.
Memang islam mengajarkan untuk saling menyayangi dan menghormati, bahkan kepada binatang pun kita harus mempunyai akhlaq yang baik dengan tidak menyiksanya, memukul dengan maksud menyakitinya, apalagi sesama muslim, khususnya. Namun kita lihat kenyataan generasi muda yang sudah tidak menghormati sesama saudaranya, terutama kepada kedua orang tua mereka tidak lagi menghormati, bahkan kadang-kadang mereka tidak taat kepada perintah-perintah Nya. Bahkan banyak diantara mereka yang membangkang. Mereka sudah dapat mencari makan sendiri, membeli pakaian dari hasil usahanya sendiri dan kebutuhan-kebutuhan yang lain dipenuhi sendiri tanpa memerlukan bantuan sedikitpun dari kedua orang tuanya. Oleh srbab itu, mereka tidak lagi menghormati orang tuanya, mereka tidak mau diatur. Bahkan mereka mengatur orang tuanya. Lebih-lebih lagi mereka menjadikan orang tuanya sebagai pembantu. Naudzubillah min dzalik.
Barangkali mereka telah lupa bahwa orang tuanya-lah yang melahirkannya ke dunia ini dengan susah payah, ibunya telah mengandungnta dalam keadaan yang bertambah lemah. Ketika kita lahir, orang tua kita pun yang telah menjaga kita dan menghawatirkan melebihi kekhawatirannya kepada diri sendiri, ketika masih bayi dan menangis ditengah malam, kedua orang tua kita harus menyadari hal itu kemudian kita berusaha agar jangan sampai menyakiti hatinya. Allah SWT. berfirman dalam Al Quran surat Al Isra' ayat 23 yang artinya :
"Tuhanmu telah memerintahkan, agar supaya kamu jangan menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kamu kepada kedua orang tua, jika salah aeorang diantara keduanya telah tua, atau kedua-duanya telah lanjut dalam pemeliharaanmu, janganlah kamu mengeluarkan kata-kata kasar kepada keduanya dan jangan lupa engkau bentak dan hendaklah engkau ucapkan perkataan yang mulia yakni lembut kepada keduanya".
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Demikianlah perintah Allah kepada manusia agar mereka tidak menyekutukan Nya dan juga agar menghormati kedua orang tuanya. Dari ayat tadi juga dijelaskan bahwa kita sebagai anak tidak boleh berkata kasar kepada orang tua kita, bahkan berkata "huh" saja tidak diperkenankan dalam agama kita. Apalagi sampai membentaknya, menghardiknya, bahkan memukulnya. Naudzubillah min dzalik.
Hadirin jama'ah jum'at yang berbahagia.
demikianlah khotbah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amin ya robbal alamin.

No comments:
Post a Comment