Friday, April 26, 2019

BIMBINGAN BERCOCOK TANAM MANGGA PART 2

Sebelum menentukan jarak tanam, kita harus memperhatikan cara-cara aturan tanam. Aturan tanam tersebut ialah secara bujur sangkar atau segi tiga. Kedua pohon ditanam pada tiap-tiap sudut segi tiga atau segi empat. Supaya dapat menempatkan pohon dengan baik, maka digunakan alat yang dinamakan square atau boleh juga dipakai hoekspigel.

Kalau kedua alat itu tidak bisa diperoleh, maka alat tersebut bisa dibuat sendiri dengan cara sebagai berikut :
  1. Ambil 2 (dua) bilah kayu atau multipleks yang panjangnya kura-kira 40-50 cm dan lebar 6-8 cm. 
  2. kemudian buatlah garis lurus pada pertengahan bilah tersebut dari ujung ke ujung. Kira-kira 5 cm dari kedua belah ujung di atas garis tengah ditancapkan paku sehingga tersembul kurang lebih 3,5 cm.
  3. Kedua bilah kayu tersebut kemudian dipersilangkan di tengah-tengah untuk memperoleh sudut 90 derajat (menggunakan garis siju-siku). Hasil silang tersebut merupakan titik tengah;  
  4. Kemudian dipaku pada sebuah ujung tongkat yang panjangnya kira-kira 1 (satu) meter. Maka dengan alat pengukur sederhana ini kita dapat menarik garis lurus. 
Setelah segala peralatan disiapkan, jarak tanam dapat ditentukan dengan memberi ajir (patok), yang pada saatnya kelak pohon mangga itu ditanam. Jarak tanam yang sesuai ialah 14-15 m, dan bahkan ada yang menanam dengan jarak 18 meter. Pohon-pohon ini ditanam dengan posisi berbaris, rapi teratur. Hal ini dimaksudkan supaya :
  1. Apabila pohon mangga sudah menginjak dewasa, yakni umur 10 tahun ke atas, mahkota daunnya tidak saling bersinggungan.
  2. Memudahkan pemeliharaan, terutama pada saat pemangkasan dan pemetikan hasil.
  3. Sinar matahari, masih dapat masuk, sampai ke bawah, sehingga kondisi tanah di bawah pohon tidak terlalu lembab, dan bisa membunuh kepompong-kepompong ulat penggerak, serta mencegah tumbuhnya berbagai jenis jamur yang mengganggu perakaran pohon mangga.
Selain itu suhu yang panas, dan udara serta kondisi tanah yang lembab amat disukai penyakit Gloeosporium. Peristiwa semacam ini akan mengakibatkan perubahan warna pada cabang-cabang muda yang prosesnya dimulai dari pucuk; mula-mula ada bintik-bintik coklat, lama-kelamaan cabang muda itu mati.

Tanam mangga, selain ditanam menurut jarak tertentu, bisa juga diatur cara penanamannya, supaya kelihatan rapi dan indah. Disamping itu, cara pengaturan jarak tanam juga mempengaruhi produksi, cara pemeliharahaan dan khususnya untuk pangkas pembentukan mahkota daun. Ada berbagai cara pengaturan jarak tanam, yaitu :
  1. Cara bujur sangkar : _cara pengaturan tanaman mangga dengan menggunakan cara bujur sangkar ini sangat cocok untuk tanah di daerah dataran rendah dalam keadaan lapang, dengan laju kecepatan angin lemah sampai sedang. Kelebihan caea ini adalah akan mempermudah cara pemeliharaan dan pemetikan hasil. Sedangkan kelemahannya adalah bahwa penyebaran hama dan penyakit cepat sekali. _Ukuran penanaman yang paling tepat dengan cara bujur sangkar ini adalah 13x13 m. Jadi, untuk lahan seluas 1 ha (10.000 m2) dapat ditanami tanaman mangga sebanyak kurang lebih 59 pohon, dengan perhitungan sebagai berikut. Jika panjang jarak AB=BC=CD=DA, masing-masing 13 meter, maka areal seluas 1 ha dapat ditanami mangga sebanyak [1ha/(13x13 m2)]=[10.000 m2/169 m2]=59 pohon. 
  2. Cara Quincunx (diagonal) :_Jarak tanam diagonal adalah sama dengan cara bujur sangkar, hanya pada titik potong diagonal (tepat di tengah) diberi tanaman yang berumur pendek. Jika mahkota daun tanaman-tanaman tersebut sudah saling bersinggungan, maka tanaman yang di tengah-tengah sebaiknya segera dipotong atau dibongkar. Kelebihan dari cara ini adalah : a) Kapasitas tanam untuk areal 1 ha, dengan jarak tanam 13x13 m dapat dilipatgandakan, yakni dari sebanyak 59 pohon dapat menjadi 100-105 pohon. 2) Hasil yang diperoleh juga akan meningkat. Sedangkan kelemahannya adalah : a) Untuk melakukan pemeliharaan dan pembongkaran tanaman di tengah-tengah, akan memakan waktu yang cukup banyak. b) Penyebaran hama dan penyakit lebih cepat dan pemberantasannya pun menjadi lebih sulit. 
  3. Cara Hexagonal (segitiga sama sisi) :_ABCDEF = Merupakan posisi tanam segia enam (hexagonal). 
  4. Cara Contour : Menanam pohon mangga pada perkebunan besar, yang kondisi tanahnya miring kurang dari 30°, dapat menggunakan cara garis tanah countour (ketinggian). Sebelum penanaman dimulai, lebih baik dibangun terasiring, sekaligus pengolahan tanah dan pengadaan drainase. Untuk menentukan jarak tanaman antara teras yang satu dengan yang lain memang agak sulit, maka disini tidak perlu pengaturan jarak tanam bujur sangkar atau segitiga sama sisi dan lain sebagainya, melainkan cukup disesuaikan dengan keadaan lahan. Yang penting jarak antara tanaman yang satu kira-kira 14 meter, diambil dari jarak samping kiri kanan dan muka belakang.  Keuntungan cara ini ialah : a) Dapat mencegah erosi dan menyelamatkan lapisan bunga tanah yang ada. b) Mempermudah pemeliharaan khususnya untuk pangkas produksi. c) Tanaman bisa memperoleh cahaya matahari secara leluasa, karena tanpa ada cabang atau daun tanaman lain yang menghalangi, sehingga masing-masing pohon dapat melakukan proses pemasakan dengan sempurna. Kelemahan cara ini ialah: a) Banyaknya tenaga dan waktu yang terbuang, terutama pada saat pengolahan tanah dan selama penanaman berlangsung. 

Wednesday, April 24, 2019

JENIS PAKAN AYAM KAMPUNG


Pakan akan diberikan kepada ayam tidak boleh diabaikan. Hal ini karena pakan merupakan aspek yang vital bagi kehidupan ayam. Tanpa adanya pakan yang tercukupi kebutuhan nutrisinya maka pertumbuhan ayam kampung akan terganggu. Sama halnya dengan ayam kampung yang dipelihara dengan cara tradisional atau umbaran.

Pakan untuk pembesaran
Seperti diketahui dalam segitiga produksi peternakan, pakan menempati 70% dari biaya produksi. Oleh sebab itu, peternak ayam kampung harus memperhitungkan dengan cermat dalam menentukan penggunaan pakan. Dengan demikian, tidak akan terjadi pemborosan biaya. Peternak dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas pakan yang dibutuhkan oleh ayam kampung. Untuk memperoleh keuntungan ekonomis, penggunaan maupun pemberian pakan didasarkan atas kebutuhan akan nutrisi. Hal ini dilakukan agar penggunaan pakan menjadi optimal. Kebutuhan nutrisi untuk pembesaran ayam kampung dapat dilihat sebagai berikut.
Fase Pemeliharaan>Protein (%)>Energi (kkal/kg)
Brooding (1-14 hari)>22*>3.050*
Strarter (15-30 hari)>20*>3.100*
Grower (31-60 hari)>19**>2.900**
Finish (60 hari lebih)>16-18**>3.000**
*    : pabrik pakan sierad produce.Tbk
**  : Thamrin N dan Nurrohman S (1997)

Pakan yang efisien, baik dari segi harga maupun kualitas, akan berpengaruh terhadap keuntungan peternak. Hal ini karena harga akan mempengaruhi komponen biaya yang dikeluarkan untuk pembesaran. Kualitas pakan berpengaruh terhadap nilai konversi pakan, yaitu banyaknya pakan yang dikonsumsi untuk menjadi bobot badan ayam. Oleh sebab itu, peternak perlu memikirkan akan menggunakan pakan dari pabrik atau meramu pakan sendiri.

Bila membeli pakan semuanya dari pabrik, kualitasnya terjamin. Namun, biayayang dikeluarkan akan lebih mahal. Jika meramu pakan sendiri, peternak harus mempunyai pengetahuan tentang bahan pakan dan cara penyusunannya. Ketersediaan bahan baku yang kontinyu juga perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, meramu pakan untuk pembesaran ayam kampung merupakan salah satu ketrampilan bagi peternak yabg harus dikuasai.

Konsumsi pakan untuk pembesaran ayam kampung dapat dilihat pada tabel. Adapun pakan yang digunakan untuk pembesaran ayam kampung adalah sebagai berikut.

Umur (minggu)>>Konsumsi Pakan (gram/ekor/minggu)>>Berat Badan (gram/ekor)
1>>50>>80
2>>90>>120
3>>160>>210
4>>200>>280
5>>260>>350
6>>290>>460
7>>340>>520
8>>390>>590
9>>440>>640
10>>480>>700
11>>530>>760
12>>590>>810

Pakan untuk ayam kampung pada brooding, yaitu umur 1-14 hari, menggunakan pakan BR 1. BR1 mengandung protein tinggi 22% serta vitamin dan mineral yang lengkap. Periode ini merupakan masa kritis bagi anak ayam karena perubahan pertumbuhannta yang sangat cepat. Oleh karena itu, dibutuhkan pakan yang mempunyai nutrisi yang lengkap. Tujuannya untuk mengimbangi laju pertumbuhan yang cepat. Disamping itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak ayam serta menurunkan tingkat stres dan menahan serangan penyakit.

Pakan untuk periode starter, umur 15-30 hari, menggunakan pakan BR2 dengan protein 20% serta mengandung vitamin dan mineral yang lengkap. Penggunaan pakan dengan protein yang masih tinggi ini karena ayam masih pesat laju pertumbuhannya.

Pakan untuk periode grower umur 31-60 hari menggunakan pakan campuran konsentrat atau meramu pakan sendiri. Yang penting adalah pakan mengandung protein 19% dan energinya 2.900 kkal/kg.

Pakan untuk finisher umur 60 hari atau lebih menggunakan pakan campuran atau lebih efisien dengan meramu pakan sendiri, kandungan proteinnya adalah 17-18% dan energinya 3.000 kkal/kg pakan.   

Mencampur dan meramu pakan sendiri
Penggunaan pakan untuk pembesaran ayam kampung adalah dengan pakan pabrik, mencampur, dan meramu pakan sendiri. Untuk pakan dari pabrik, penggunaanya langsung diberikan ayam. Untuk pakan yang diramu dan dicampur, ada hal yang harus diperhatikan supaya kandungan nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh ayam berdasarkan fase pemeliharaan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

  1. Kandungan nutrisi bahan yang akan dijadikan campuran atau untuk meramu pakan.
  2. Ketersediaan bahan yang kontinu dan kualitasnya stabil.
  3. Bahan tersebut tidak bersaing dengan kebutuhan pokok manusia.
  4. Harga bahan baku relatif murah dan terjangkau.
Mencampur pakan
Bahan yang digunakan untuk mencampur pakan adalah konsentrat broiler atau konsentrat petelur, jagung, dan dedak (bekatul). Disarankan untuk sususan pakan campuran, jagung yang digunakan antara 40-45%. 

Contoh perhitungan kebutuhan nutrisi pakan kampung periode grower dengan protein 19%. Untuk mencampur ketiga bahan tersebut maka perlu diingat jagung proteinnya 9% dan bekatul 10,2%. Konsenteat yang digunakan adalah konsentrat petelur dengan kandungan protein 34%. Hasil perhitungannya.

Konsentrat   40% x 34% = 13,6
Jagung.          45% x 9,0% = 4,0
Bekatul.         15% x 10,2%= 1,5  +
_______________________________
                        100%                19,1
Jadi bahan yang digunakan untuk mencampur pakan per 100 kg pakan adalah konsentrat 40 kg, jagung 45 kg, dan bekatul 15 kg.

Meramu pakan
Untuk meramu pakan, ada beberapa metode yang digunakan antara lain metode trial and error (pendugaan), metode bujur sangkar pearson (pearsons square), dan metode aljabar. Sebagai contoh meramu pakan untuk periode finisher yang mengandung protein 18%. Hal yang pertama kali dilakukan adalah mencari bahan pakan yang ada di sekitar kita dan melimpah dengan harga murah. Langkah selanjutnya, kita lihat daftar analisis kadar bahan pakan dan batas maksimal penggunaan untuk meramu pakan. Kemudian dengan cara trial and error, yaitu mencoba menyusun beberapa bahan pakan yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga kita dapatkan susunan sebagai berikut.

Jagung.                            40 kg x 9,0% = 3,6%
Bekatul.                           15 kg x 10,2  = 1,53%
Sorghum.                         5 kg x 11,0% = 0,55%
Tepung gaplek                10 kg x 1,5% = 0,15%
Tepung daun singkong  5 kg x 29,0% =1,45%
Tepung tulang.                2 kg x 12,0% = 0,24%
Tepung daun lamtoro   5 kg x 23,2% = 1,16%
Tepung bekicot.              5 kg x 60,9% = 3,04%
____________________________________________+
Total 87 kg.                                           = 11,72%
    


Tuesday, April 23, 2019

BIMBINGAN BERCOCOK TANAM MANGGA part 1

Penyediaan dan pengolahan tanah
Semua petani mangga ataupun para peminat lainnya, sebelum memulai bercocok tanam mangga secara brsae-besaran dengan areal yang luas, maupun yang hanya menanam di sekitar pekarangan saja, maka perlu sekali melihat kondisi tanah yang akan ditanami. Mereka harus memperhatikan, mulai dari jenis tanah, Ph tanah, ketebalan lapisan tanah atas dan kondisi air tanah serta derajat kemiringan tanah.

Jenis tanah yang padat (liat), pH tanah yang terlalu masam, terutama tanah di rawa-rawa dengan ketebalan pada lapisan tanah atas yang tipis, serta kindisi air tanah yang letaknya lebih dalam 200 cm dari permukaan tanah tidak lagi dapat dihisap oleh akar pohon buah-buahan. Kondisi semacam itu tak akan menguntungkan bagi tanaman buah-buahan, khususnya tanaman mangga.

Apabila kita ingin membuka kebun buah-buahan, areal atau media tanam harus dipersiapkan dengan matang. Sebab hanya pada tanah yang suburlah tanaman buah-buahan dapat tumbuh dengan baik, termasuk tanaman mangga. Pada umumnya tanah yang banyak mengandung zat hara adalah tanah yang berasal dari letusan gunung berapi.

Tanah yang kurang subur, dapat ditambahkan pupuk kandang atau pupuk hijau. Agar supaya tanaman itu di kemudian hari bisa tumbuh subur, kecuali diberi pupuk, seluruh kebun juga harus dibajak atau dicangkul.

Bagi tanah yang pembuangan airnya kurang baik, harus diusahakan ada drainase (saluran-saluran pembuangan air). Hal semacam ini sering dialami di daerah dataran rendah, dan kondisi tanahnya padat. Tanah yang kurang subur akibat kandunfan humusnya sangat rendah, atau tanahnya padat, maka tanah tersebut bisa ditanami tanaman yang dapat menghasilkan pupuk hijau.
  • Cara pengerjaan tanah yang akan ditanami tanaman mangga yang berasal dari bibit okulasi, berbeda dengan pengerjaan tanah yang bibitnya berasal dari bibit cangkokan. Pengerjaan tanah untuk bibit tanah untuk okulasi harus lebih dalam daripada yang bibitnya berasal dari cangkokan. Sebab, pertumbuhan akar dari bibit cangkokan melebar, sedangkan yang okulasi lebih dalam. Setelah tanah itu selesai dikerjakan maka mulai dipasang ajir dan menentukan jarak tanam. Sengan pengajiran dan melakukan pengaturan jarak tanam ini, maka jumlah bibit yang diperlukan untuk ditanam bisa diperhitungkan.
Pembuatan lubang tanam
Gambar Lubang Tanam

Dua atau tiga minggu sebelum menanam pohon buah-buahan, lubang tanam harus sudah dibuat terlebih dahulu. Pembuatan lubang ini dilakukan di tempat yang dipasang ajir. Ukuran lubang ialah 1x1x0,5m atau 0,8x0,8x0,5m pada kebun yang telah dibajak dan dicangkul. Pembuatan lubang semacam ini berlaku pula pada tanah yang memiliki lapisan atas, yang dalamnya lebih dari 60cm dari permukaan padas. Apabila lapisan tanah atas itu dangkal, yakni kurang dari 60cm, kedalaman lubang cukup kira-kira 40cm saja. Di samping itu lapisan tanah keras tersebut harus dihancurkan terlebih dahulu, 20cm sampai 30cm ke bawah, agar lapisan tanah keras (padas) mudah dilalui oleh tudung akar. 

Tanah padat, yang tidak digemburkan akan menghambat mengalirnya air dan tumbuhnya akar. Akar yang tidak dapat menembus lapisan tanah keras, cenderung mencari bagian yang lunak, sehingga akar ini akan tumbuh berbelit-belit (tidak sempurna).

Lubang yang telah selesai dibuat ini, sebaiknya dibiarkan terbuka beberapa hari, sehingga bisa diperoleh udara yang cukup serta bisa menghilangkan kadar keasaman tanah.

Membuka dan menutup lubang tanam

Pembukaan lubang yang paling baik, dilakukan pada akhir musim kemarau (akhir Oktober). Pertama-tama lapisan tanah atas digali dan dinaikkan ke depan atau kanan kiri lubang. Kemudian tanah lapisan bawah digali dan dinaikkan ke belakang atau diratakan di sekitarnya, agar tanah bawah itu bercampur dengan tanah disekitarnya. Kemudian pada permulaan musim penghujan, lebih kurang 15-30 hari sebelum dilakukan penanaman, lubang-lubang tanaman harus sudah selesai ditutup.

Tanah penutup lubang tidak dipadatkan, akan tetapi cukup dibiarkan saja supaya turun dengan sendirinya. Pada waktu dilakukan penutup lubang, tanah galian lapisan bawah jangan dikembalikan untuk menutup lubang. Tanah penutup lubang digunakan tanah yang berasal dari lapisan atas, baik dari galian lubang maupun lapisan atas dari tanah di sekeliling lubang. Dan akan menjadi lebih sempurna apabila tanah itu dicampur dengan pupuk organik dan pasir, dengan pertandingan 2:1:1.

Apabila saat membuat lubang itu di dalamnya terdapat air, hal ini membuktikan bahwa pembuangan air kurang lancar, maka perlu dibuatkan saluran-saluran pembuangan lagi. Lubang tanaman tidak perlu dibuat terlalu dalam, sebab akar pohon itu masuk ke dalam tanah terlalu dalam sedangkan yang menjalar pada lapisan tanah sebelah atas akan berkurang.

Proses aerasi udara sebagian besar terjadi pada lapisan tanah yang paling atas. Peristiwa tersebut akan menghambat kegiatan pernapasan akar di dalam tanah. Maka, saat yang paling tepat untuk menanam pohon mangga ialah pada permulaan musim penghujan. Sebab, selama musim hujan pertumbuhan akar sabgat aktif, sehingga pada saat musim kemarau tiba, tanaman muda sudah mempunyai jaringan akar yang lengkap, maka tanaman tidak akan mengalami kesulitan dalam mencari hara serta tidak kekurangan air.

Menentukan jarak tanaman
Bersambung........

Sunday, April 21, 2019

CARA MENANAM BIBIT MANGGA

Menanam bibit mangga

Mencari tambahan penghasilan itu memang susah, apalagi jaman sekarang makin banyak persaingan. Berbagai usaha telah dilakukan tapi tetap saja merugi. Hal ini perlu dieavaluasi, apakah karena jenis usaha yang tidak cocok, atau kurangnya pwngetahuan sehingga usaha kita tidak maju.

Kalau anda memiliki pekarangan walaupun tidak begitu luas, saya sarankan anda melakukan ini, yaitu berkebun. Kalau anda mau melakukannya dengan penuh kehati-hatian dan tekun maka saya yakin anda akan merasakan hasilnya. Anda harus mau mencari tahu apa yang sebaiknya anda lakukan. Sebaiknya anda mencoba menanam bibit mangga sebagai bentuk usaha sampingan/penghasilan anda.

Kalau anda mengunjungi blog ini, satu langkah sudah anda tempuh. Tinggal bagaimana langkah selanjutnya untuk mencapai keberhasilan.

Penanaman bibit mangga harus dilakukan dengan hati-hati. Ada beberapa macam cara penanaman yang dapat kita lakukan, antara lain :

Menanam bibit putaran
bibit mangga ini, berasal dari tanaman yang ditanam pada bedengan (bukan di pot atau keranjang). Cara mengembalikannya dengan menggali tanah di sekelilingnya, sedalam perakaran yang masuk ke dalam tanah (lebih kurang 50 cm), kemudian bibit diangkat perlahan-lahan sambil memadatkan tanah yang masih menempel di perakaran; selanjutnya diputar perlahan-lahan sambil diangkat sehingga bibit siap untuk ditanam pada tanah pekarangan atau di kebun buah.

Cara menanam yang baik adalah sebagai berikut : Mula-mula tanah hasil galian lubang dicampur dengan  pupuk kandang (yang bagus kotoran ayam) yang sudah jadi dengan perbandingan 1:1, kemudian campuran ini dimasukkan ke dalam lubang, kura-kira memenuhi separuh lubang. Sebelum bibit  dimasukkan ke tempat penanaman, perakaran harus diatur, supaya tidak berbelit-belit atau terlipat. Sesudah itu sekeliling akar tanaman muda itu ditimbun tanah.

Selanjutnya bibit digerakkan perlahan-lahan turun naik; hal ini dimaksudkan agar tanah masuk di antara akar-akar ini. Setelah itu tanah sisa dimasukkan lagi sehingga lubang terisi penuh, bahkan dibuat agak menjulang ke atas. Cara penanaman ini berlaku untuk areal yang berdekatan dengan lokasi pembibitan, agar tidak mengalami kesukaran dalam pengangkutan.

Pengiriman bibit ke tempat penanaman yang jauh sebaiknya dikirim secara stump, dengan mengurangi percabangan akar dan tidak memakai tanah, kemudian dibungkus sehingga mudah mengirimkannya. Dalam bungkusan ini bibit bisa tahan hidup sampai tiga minggu. Kalau paket sudah dibuka, stump itu harus segera ditanam. Tetapi kalau lubang belum disediakan, padahal bibit terlanjur diangkut, maka tanaman harus diistirahatkan pada lubang tanam sementara. Tanaman ini dimasukkan dan diatur  dengan posisi miring ke dalam lubang; akar ditimbun dengan tanah yang selalu dibasahi pada tempat teduh.

Menanam bibit di dalam keranjang (pot)

Bibit dalam keranjang atau pot ini dapat berupa bibit hasil cangkokan atau okulasi, maka harus lebih hati-hati menanamnya, sebab susunan akarnya masih lembut dan lemah. Sebelum bibit ditanam harus disiapkan lubang terlebih dahulu. Lubang tersebut dibiarkan terbuka selama 2-3 minggu. Sesudah itu lubang baru ditutup kembali dengan tanah yabg dicampur pupuk kandang. Penutupan lubang harus penuh, dan bahkan sampai meluap dengan bentuk yang cembung. Sementara menunggu lybang dibuka kembali, bibit ditempatkan pada tempat yang teduh dan terlundungi dari sengatan matahari dan hujan, sekaligus untuk menyesuaikan dengan lingkungan yang baru.

Setelah semuanya siap, lubang lubang dibuka kembali dengan kedalaman 20-30 cm, lebar 30x30 cm, kemudian bibit beserta keranjang dimasukkan ke dalam lubang ini.

Sebelum bibit dalam keranjang ditimbun tanah, keranjang harus diiris dam dibuang. Pengirisan keranjang harus dilakukan dengan hati-hati, supaya tanah tidak banyak yang pudar, kemudian tanah diratakan. Kedalaman penanaman bibit ini hanya sampai leher akar saja, yaitu batas antara pangkal akar dengan batang di atasnya; batang di atas pangkal pohon itu jangan sampai tertimbun.

Maksud penanaman bumbunan yang agak tinggi ialah untuk menghindarkan agar tanah itu jangan turun. Sebab jika tanah turun pada saat hujan akan menimbulkan genangan air, yang mengakibatkan bibit penyakit mudah berinfeksi pada tanaman. Setelah tanah di sekitar batang tanaman tertimbun rata, kemudian tanah dipadatkan dengan diinjak-injak dengan kaki, tetapi jangan terlalu dekat dengan batang, sebab akan merusak perakaran. Jika sesudah bibit selesai ditanam, tetapi tidak ada hujan, sebaiknya dilakukan penyiraman supaya batang tidak terlalu banyak bergerak akibat angin, maka di sisi kanan kiri diberi tonggak menyilang.

Saturday, April 20, 2019

BAGAIMANA MELAKUKAN PENCEGAHAN PENYAKIT AYAM KAMPUNG


Program kesehatan yang bersifat pencegahan adalah pemberian vitamin dan antibiotik pada ayam melalui vaksin. Pada ayam kampung, vaksinasi dilakukan untuk mencegah penyakit virus. Karena, ayam kampung juga rentan terhadap serangan virus. Vaksin diberikan untuk mencegah prnyakit yang sering menyerang dan bersifat patogen digunakan untuk merangsang timbulnya kekebalan terhadap suatu penyakit, lalu menetralisir agen penyakit yang masuk ke dalam tubuh ayam kampung. Ada dua macam vaksin, yaitu sebagai berikut.

  1. Vaksin aktif, berisi mikroorganisme agen penyakit dalam kradaan masih hidup, tapi sudah dilemahkan. Vaksin aktif biasanya diberikan dengan cara diteteskan dan melalui air minum.
  2. Vaksin inaktif, berisi mikroorganisme agen penyakit dalam keadaan mati yang dikemas dengan adanya tambahan oil adjuvant. Vaksin inaktif biasanya diberikan dengan cara penyuntikan.
Untuk pemberian vaksin, ada beberapa cara yang dilakukan sebagai berikut.

Tetes mata, hidung, atau mulut
  • Buka kemasan vaksin, masukkan cairan pelarut ke dalam botol vaksin 1/2-nya. Kocok perlahan sampai tercampur rata, usahakan jangan berbuih.
  • Vaksin dan cairan pelarut yang sudah tercampur di dalam botol vaksin kemudian dimasukkan krmbali ke botol pelarut. Kocok lagi perlahan sampai tercampur merata.
  • Buat sekatan untuk memisahkan ayam yang sudah divaksin dengan yang belum. Giring ayam ke dalam sekatan, lakukan tetes mata, hidung, atau mulut sebanyak satu tetes. Jangan tergesa-tergesa sampai vaksin betul-betul masuk.
  • Pada saat vaksinasi, hindari kondisi panas. Waktu yang baik untuk vaksin adalah pagi atau sore hari.
Air minum
  • Sediakan galon minum secukupnya supaya ayam dapat minum semuanya tanpa berdesakan dan habis dalam 2 jam.
  • Sebelum divaksin, puasakan ayam terlebih dulu selama 2 jam agar merasa haus.
  • Siapkan air yang sudah dicampur dengan susu skim pada ember. Susu skim fungsinya untuk efektivitas kerja vaksin dan memperpanjang umur vaksin.
  • Buka tutup botol vaksin, masukkan air ke dalam botol vaksin 1/2-nya, lalu kocok perlahan sampai tercampur rata.
  • Masukkan vaksin yang sudah larut dan tercampur tersebut ke dalam ember, aduk sampai larutan vaksin tercampur, lalu bagi kr dalam masing-masing galon air minum 1/4-nya dan diberikan ke ayam.
Cara suntik
  • Alat suntik harus disterilkan lebih dahulu dengan cara direbus air mendidih selama 30 menit, lalu dinginkan.
  • Kocok botol vaksin sampai terlihat homogen, tusukkan jarum pada penutup botol vaksin sebagai lubang udara. Kemudian, tusukkan ujung selang ke tutup botol, atur dosis yang dianjurkan.
  • Buat sekatan untuk memisahkan ayam yang sudah disuntik, giring ayam dan lakukan penyuntikan dengan hati-hati.
Cara penyuntikan ada dua, yaitu sebagai berikut.
  • Secara subcuttan, yaitu penyuntikan di bawah kulit pada leher bagian belakang sebelah bawah. Arah jarum suntikan dari atas kepala ke arah punggung ayam.
  • Secara intramuscular, yaitu penyuntikan pada otot dada atau paha. Arah jarum suntikan sejajar dengan dada atau paha kr arah jantung.
Cara tusuk sayap
  • Jarum penusuk disterilkan lebih dulu sebelum digunakan 
  • Larutkan vaksin
  • Buat sekatan agar tidak tercampur antara ayam yang sudah divaksin dengan yang belum, lalu giring ayam ke dalam sekatan
  • Rentangkan sayap ayam, lihat kulit yang tidak ada pembuluh darahnya
  • Celupkan jarum penusuk ke dalam botol larutan vaksin, lalu tusukkan ke daerah sayap tadi
  • Vaksin dengan cara tusuk sayap hanya dilakukan untuk vaksin cacar. Vaksin yang berhasil yaitu bila dalam waktu 6-8 hari ada pembengkakan pada bekas tusukan. Apabila tidak ada pembengkakan, harus diulangi lagi.
Supaya dalam pelaksanaan vaksinasi tidak mengalami kegagalan, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.
  1. Pilih vaksin yang berkualitas dan belum kadaluarsa.
  2. Vaksin harus disimpan pada suhu 2-8 derajat C.
  3. Vaksin tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung 
  4. Jaga kebekuan (dalam kondisi beku kering)
  5. Jangan membuka tutup wadah apabila belum siap digunakan.
  6. Campurkan vaksin sesegera mungkin bila akan digunakan.
  7. Lakukan vaksinasi dengan waktu, umur, dan dosis yang tepat.
  8. Ikuti petunjuk dan prosesurnya.
  9. Jangan terburu-buru dalam melakukan vaksinasi.
  10. Vaksin harua tercampur arcara merata (homogen).
  11. Air yang digunakan harus bebas dari logam berat (iseng, timah, dan air raksa), desinfeksi, kaporit, dan detergen lainnya.
  12. Ayam yang akan divaksin harus dalam keadaan sehat dan tidak stres.
  13. Keadaan nutrisi ayam cukup baik, sanitasi kandang dan lingkungan juga baik.
  14. Peralatan untuk vaksinasi dalam keadaan baik dan steril.
Tabel Vaksinasi pada pembesaran Ayam Kampung
Umur Ayam (haru)  > Jenis Vaksin > cara
1 hari > ND Hitchner > Tetes mata
4 hari > ND inaktif > Suntik subcuttan
8 hari > Gumboro B > Tetes mulut
18 hari > Gumboro A > Tetes mulut atau minum
25 hari > Cacar > Tusuk sayap
30 hari > Al > Suntik intramuscular

Wednesday, April 17, 2019

KOTBAH JUM'AT : MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Kotbah Jum'at

Hadirin jamaah jum'at yang dimuliakan oleh Allah. Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. dengan lebih giat menjalankan perintah-perintahNya dengan dilandasi keimanan dan keikhlasan semata-mata hanya mengharapkan keridho'an Nya. Juga kita tingkatkan dalam menjauhi dan meninggalkan larangan-larangan Allah, karena sesungguhnya di dalam larangan-larangan Allah mengandung kejelekan dan akibat yang buruk bagi kita jika kita melakukan larangan-larangan itu.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Nikmat Allah yang dicurahkan kepada kita amatlah banyak oleh sebab itu kita harus menyertai nikmat Allah itu dengan mengucapkan dan mengungkapkan rasa syukur kepada Nya, karena jika kita mensyukuri nikmat Allah, maka Dia akan menambah kenikmatan Nya kepada kita, namun jika kita mengingkari Nya, artinya kita tidak mau bersyukur, maka kita akan menerima azab yang sangat pedih dari Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi :
" Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menamvah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat Ku), maka aesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7)

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Saat ini kita masih berada pada bulan sya'ban yang merupakan bulan yang mulia, bulan pensucian hati sebelum kita mensucikan ruh kita pada bulan Ramadlan, disamping itu, berdarma bakti kepada Allah sebagai bentuk wujud hablum minAllah dalam menjalankan sholat, puasa dan yang lainnya, maka kita harus menjalankan hablum minannas. Kita harus saling menyayangi, mengasihi sesama manusia jika kita bertemu jangan lupa untuk bersalaman karena jika bertemu dan bersalaman, maka sebelum kita berpisah, kita akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Imam Dawud, Imam Turmudzi dan Imam Ibnu Majjah meriwayatkan sebuah hadist bahwa Rasulullah SAW. pernah bersabda yang artinya :
"Dimana ada dua orang muslim yang bertemu saling bersalaman sebelum ia berpisah kecuali keduanya mendapatkan ampunan dari Allah SWT".

Dari hadist ini, maka jelaslah bahwa Islam mengajarkan kepada pemeluk-prmeluknya untuk saling menghormati, mencintai, menyayangi antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian akan terciptalah kerukunan, kedamaian antara sesamanya.

Hadirin yang berbahagia.
Memang islam mengajarkan untuk saling menyayangi dan menghormati, bahkan kepada binatang pun kita harus mempunyai akhlaq yang baik dengan tidak menyiksanya, memukul dengan maksud menyakitinya, apalagi sesama muslim, khususnya. Namun kita lihat kenyataan generasi muda yang sudah tidak menghormati sesama saudaranya, terutama kepada kedua orang tua mereka tidak lagi menghormati, bahkan kadang-kadang mereka tidak taat kepada perintah-perintah Nya. Bahkan banyak diantara mereka yang membangkang. Mereka sudah dapat mencari makan sendiri, membeli pakaian dari hasil usahanya sendiri dan kebutuhan-kebutuhan yang lain dipenuhi sendiri tanpa memerlukan bantuan sedikitpun dari kedua orang tuanya. Oleh srbab itu, mereka tidak lagi menghormati orang tuanya, mereka tidak mau diatur. Bahkan mereka mengatur orang tuanya. Lebih-lebih lagi mereka menjadikan orang tuanya sebagai pembantu. Naudzubillah min dzalik.

Barangkali mereka telah lupa bahwa orang tuanya-lah yang melahirkannya ke dunia ini dengan susah payah, ibunya telah mengandungnta dalam keadaan yang bertambah lemah. Ketika kita lahir, orang tua kita pun yang telah menjaga kita dan menghawatirkan melebihi kekhawatirannya kepada diri sendiri, ketika masih bayi dan menangis ditengah malam, kedua orang tua kita harus menyadari hal itu kemudian kita berusaha agar jangan sampai menyakiti hatinya. Allah SWT. berfirman dalam Al Quran surat Al Isra' ayat 23 yang artinya :
"Tuhanmu telah memerintahkan, agar supaya kamu jangan menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kamu kepada kedua orang tua, jika salah aeorang diantara keduanya telah tua, atau kedua-duanya telah lanjut dalam pemeliharaanmu, janganlah kamu mengeluarkan kata-kata kasar kepada keduanya dan jangan lupa engkau bentak dan hendaklah engkau ucapkan perkataan yang mulia yakni lembut kepada keduanya".

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah.
Demikianlah perintah Allah kepada manusia agar mereka tidak menyekutukan Nya dan juga agar menghormati kedua orang tuanya. Dari ayat tadi juga dijelaskan bahwa kita sebagai anak tidak boleh berkata kasar kepada orang tua kita, bahkan berkata "huh" saja tidak diperkenankan dalam agama kita. Apalagi sampai membentaknya, menghardiknya, bahkan memukulnya. Naudzubillah min dzalik.

Hadirin jama'ah jum'at yang berbahagia.
demikianlah khotbah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amin ya robbal alamin.


JENIS PENYAKIT YANG SERING MENYERANG AYAM

Ayam terjangkiti Flu Burung
Penyakit yang menyerang ayam secara umum sebenarnya cukup banyak, baik yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit (endoparasit dan ektoparasit), jamur fan lain-lain. Akan tetapi, hanya ada beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung yang perlu diwaspadai antara lain ND, IBD, infectious coryza, cacar, cacingan, dan Ai.

ND (New Castle Disease)
Penyakit ND atau lebih dikenal dengan tetelo atau cekak merupakan penyakit akut pada ayam kampung yang cepat menular dan menyebabkan kematian yabg tinggi. ND disebabkan oleh virus paramyxo dengan keganasan bervariasi, mulai dari yang sangat tinggi (lentogenik), cukup tinggi (mesogenik), sampai yang rendah (lentogenik). Virus ini bersifat mengaglutinasi (mengumpulkan dan merusak) srl-sel darah merah ayam berikut gejala yang tampak.

  1. Gangguan pernafasan, yaitu batuk, ngorok, dan lendir hidung
  2. Nafsu makan menurun
  3. Diare kehijau-hijauan, kadang-kadang ada warna merah disertai gumpalan putih.
  4. Tubuh gemetaran dan lemah
  5. Adanya kelumpuhan sebagian atau total dan sering terjadi tortikolis (kepala ayam berputar-putar melilit)
  6. Angka kematian dapat mencapai 100%
IBD (Infectious Bursal Disease)
IBD atau lebih dikenal dengan gumboro disebabkan oleh virus golongan birnaviridae yang mempunyai struktur RNA penularannya terjadi sangat cepat dan akut yang menyerang ayam usia muda umur 2-4 minggu. Penyakit gumboro menyerang dan merusak organ kekebalan tubuh, terutama bursa fabricius yang terletak di dekat anus (dorsal anus). Hal ini dapat menurunkan kekebalan terhadap vaksinasi dan menyebabkan ayam mudah terserang penyakit yang lebih mematikan. gejala awal serangan adalah penurunan konsumsi pakan dan minum, diikuti dengan ciri-ciri lain sebagai berikut.   

  1. Bulu menjadi kusam
  2. Ayam lesu dan tubuh gemetaran 
  3. Peradangan di sekitar dubur dan kotoran berwarna putih
  4. Ayam tampak sering mematuki bulu di sekitar anus
  5. Tidur dengan paruh diletakkan di lantai dan terganggu keseimbangan tubuhnya

Tingkat kematian penyakit ini bisa sangat tinggi, bahkan mencapai 100%, tergantung tingkat keganasannya, infeksi sekunder, dan umur ayam saat terserang. Ciri paling khas dari gumboro ini adalah terjadinya grafik peningkatan kematian. Mulai 2-3 hari ayam terserang, lalu menurun secara cepat dengan sendirinya pada hari ke-5 atau 6 dan belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit gumboro.

Infectious Coryza
Infectous Coryza atau snot, lebih populer sebagai penyakit pilek. Penyakit menular dan kronis ini menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan atas dan penularannya sangat cepat. Penyakit ini menyerang hampir pada semua kelompok umur ayam.

Infectous Coryza disebabkan oleh bakteri haemophilius paragallinarum gram negatif. Bakteri ini tergolong lemah dan tidak berbahaya serta mudah mati bila berada di luar ayam. Bila berada pada sinus infraobitralis (sinus mata), bakteri ini akan menjadi sangat tahan. Bahkan obat tidak dapat mencapainya karena daerah tersebut sangat sedikit mengandung pembuluh darah.
Gejala penyakit Infectious Coryza sebagai berikut.

  1. Pembengkakan dan busung pada daerah muka.
  2. Keluar lendir dari hidung. Awalnya berwarna kuning encer, lalu berubah kental, bernanah dan baunya khas.
  3. Nafsu makan dan minum turun, kadang-kadang terjadi diare
  4. Sinus infraorbitralis membengkak dan keluar air mata.
  5. Kelopak mata membengkak dan lengket sehingga mata menutup
  6. Pernafasan cepat, berbunyi ngorok karena getah radang dalam trakea dan bronkus
  7. Pertumbuhan terhambat dan kerdil

Fowl Pox
Fowl Pox atau cacar unggas adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Borrelota avium yang menyerang ayam di semua umur. Virus dengan struktur DNA ini dapat tumbuh dan berkembang pada sel kulit dan sel selaput lendir yang sangat immunogenic. Dengan demikian, kekebalan yang ditimbulkannya berlangsung lama. Jadi, luka yang terkelupas dan mengandung virus cacar dapat hidup selama 3-4 tahun. Berdasarkan bentuk daerah serangannya ada 2 jenis cacar.

  1. Kering (dry pox), menyerang permukaan kulit atau daerah tidak berbulu seperti jengger, pial, sekitar mata, lubang telinga, terkadang daerah pantat dan kaki. Daerah yang diserang berupa benjolan-benjolan dan bintik-bintik mirip kutil atau keropeng mengeras yang warnanya menjadi merah kehitaman. Pada bentuk kering, angka kematian rendah (1-2%).
  2. Basah (wet pox), menyerang permukaan bagian dalam yang basah seperti sekitar mulut, kerongkongan, esofagus, dan saluran hidung yang berupa difterik (luka dan benjolan mengkeju berwarna putih kekuningan). Benjolan mengkeju akan membesar. Dengan demikian, saluran pernafasan akan terganggu dan menyebabkan sesak nafas. Pada bentuk ini, angka kematian bisa lebih dari 5%, apalagi jika ada komplikasi dengan penyakit lainnya.
Untuk penyakit Fowl Pox ini belum ada pengobatan yang efektif terutama bentuk basah.

Cacingan
Penyakit cacingan pada umumnya tidak menimbulkan kematian pada ayam, tetapi dapat menimbulkan kerugian ekonomi. Hal ini disebabkan adanya penurunan berat badan walaupun ayam mengonsumsi pajannya. Cacing di dalam tubuh ayam menghisap sari-sari makanan, bahkan ada juga yang menghisap darah.

Dari berbagai jenis cacing yang menyerang ayam, cacing Ascaridia galli merupakan parasit cacing gilik yang paling sering menyebabkan masalah di kandang. Cacing ini menyerang daerah usus yang menyebabkan enteritis dengan gejala diare. Hanya ayam yang menderita cacingan berat yang menunjukkan gejala. Pada ayam yang menderita cacingan ringan, ayam masih terlihat sehat tetapi produksinya menurun. Ayam yang menderita cacingan berat akan tampak pertumbuhannya terhambat (menurun berat badannya). Badannya kurus, pucat, dan terkadang mengalami diare yang bercampur darah.

Saat ayam menderita cacingan berat dibedah, akan terlihat adanya cacing pada usus. Usus menjadi tebal dan terjadi peradangan. Selain itu, usus berdarah disertai adanya perobekan pada dinding usus. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian obat cacing. Namun bila sudah akut, pengobatannya akan sia-sia.

Flu Burung (Al)
Menjadi penyakit akibat sarangan virus avian influenza yang masih menjadi momok nomor 1 di peternakan unggas Indonesia. Gejala serangan sering samar dan kematian tiba-tiba dalam jumlah besar. Akibatnya, kepanikan para peternak di daerah yang terserang. Meakipun vaksinnya sudah tersedia, serangan penyakit ini masih sering terjadi, terutama di wilayah pemeliharaan unggas yang tidak intensif atau diumbar tanpa vakainasi.

Beberapa ciri penyakit flu burung antara lain kepala ayam membengkak disertai suhu tubuh ayam meningkat dan jengger berwarna kebiruan. Ciri khas lainnya, terdapat bintik kemerahan di kaki atau telapak kaki ayam berwarna merah muda. Kematian mendadak ayam dalam jumlah besar juga patut diwaspadai sebagai salah satu tanda telah terjadi serangan flu burung.

Tidak ada yang lain, pencegahan flu burung harus dilakukan dengan cara menerapkan siatem usaha peternakan yang menerapkan biosecurity ketat. Selain itu, program vaksinasi flu burung sesuai jadwal juga harus ditetapkan sejak awal.

Penanganan ayam mati karena flu burung harus dibakar, lalu dikubur untuk menghindari penularan unggas lain. Wilayah peternakan yang terserang virus harus dikosongkan dan semua ayamnya dimusnahkan. Kemudian, seluruh bagian dan peralatan peternakan disemprot desinfektan untuk mematikan virus yang masih ada.