Friday, May 31, 2019

CARA BUDIDAYA TOMAT YANG BENAR part 1

Kebun tomat

SYARAT TUMBUH TOMAT

Iklim
Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi, bergantung varietasnya. Curah hujan yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman tomat adalah 750 mm - 1.250 mm/tahun.

Tanaman tomat membutuhkan cahaya matahari penuh. Kekurangan cahaya matahari menyebabkan tanaman tomat mudah terserang pentakit. Selain itu, sinar matahari berintensitas tinggi juga akan menghasilkan vitamin C dan karoten (provitamin A) yang lebih tinggi. Tanaman tomat membutuhkan pencahayaan matahari selama 12-14 jam/hari, sedangkan intensitas cahaya yang dikehendaki adalah 0,25 mj/m2 per jam.

Suhu udara rata-rata harian yang optimal mendukung pertumbuhan tanaman tomat adalah 18-29°C pada siang hari dan 10-20°C pada malam hari.

Tanah
Kondisi tanah yang sesuai untuk budidaya tanaman tomat adalah tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik serta unsur hara, dan mudah merembeskan air. Derajat keasaman (pH) tanah yang cocok untuk tanaman tomat berkisar 5,5 - 7,0.

PENYIAPAN LAHAN

Pengolahan tanah
Sebelum penanaman bibit tomat dilakukan harus dilakukan pengolahan tanah lebih dahulu. Pertama-tama, lahan dibersihkan dari rumput atau gulma, sisa-sisa tanaman, batu, dan sebagainya. Hasil pembersihan ini dikumpulkan dan disingkirkan dari lahan. Kemudian, dilakukan pembajakan atau pencangkulan sedalam 25-30 cm.

Pembuatan bedengan
Bendengan dibuat dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, dan panjang menyesuaikan dengan lahan. Panjang bedengan maksimum 15 meter untuk memudahkan pemeliharaan tanaman. Jarak antar bedengan sekitar 50 cm. Bedengan sebaiknya dibuat membujur dari arah timur ke barat agar cahaya matahari dapat menyerap ke seluruh tanaman. Setelah pembuatan bedengan selesai dilakukan, lahan didiamkan sekitar 1 minggu.

Pemupukan dasar dan pemasangan mulsa
Pupuk yang digunakan untuk pemupukan dasar adalah pupuk kandang atau pupuk kompos, dengan dosis 20 ton per hektar. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara diratakan di atas tanah bedengan. Setelah dilakukan pemupukan dasar, lahan dibiarkan selama 1-2 minggu. Kemudian, bedengan ditutup dengan plastik mulsa hitam dan tanah dibiarkan kembali selama 1 minggu sebelum ditanami.

Penyemaian benih
Perbanyakan benih tomat dilakukan secara generatif (biji). Agar budidaya tomat meraih hasil panen yang optimal, benih yang digunakan harus diseleksi lebih dahulu. Benih tomat harus memenuhi persyaratan, antara lain sebagai berikut.

  • Utuh, tidak cacat atau luka. Biji yang biasanya akan sulit tumbuh.
  • Sehat (tidak terserang hama dan penyakit)
  • Bersih dari berbagai kotoran
  • Tidak keriput
Cara menyiapkan benih tomat sebagai berikut.
  • Pilih buah tomat yang sehat dan matang penuh
  • Peram selama 3 hari sampai tomat berwarna merah gelap dan lunak
  • Keluarkan biji bersama lendirnya
  • Fermentasi biji 3 hari sampai lendir dan airnya terpisah dari biji
  • Cuci dan dijemur selama 3 hari atau kadar 6% kebutuhan benih tomat berkisar antara 150-300 gram untuk setiap satu hektar lahan
  • Benih tomat sebaiknya disemai lebih dahulu sebelum ditanam di lahan budidaya. Penyemaian benih tomat dapat dilakukan dibedengan atau menggunakan polybag. Untuk penyemaian di bedengan, pertama-tama harus disiapkan lahan semai. Selanjutnya, lahan persemaian digemburkan dengan dicangkul sedalam 30 cm. Kemudian, dibuat bedengan semai dengan lebar 120-130 dan tinggi 30 cm.
Langkah selanjutnya adalah menaburkan pupuk kandang halus yang telah matang ke atas besengan, kemudian diaduk secara merata. Untuk bedengan semai dengan ukuran 1x2 meter, dosis pupuk yang diberikan sebanyak 10-20 kg.

Setelah diberikan pupuk, bedengan semai dikeringanginkan aelama 4-5 hari. Untuk melindungi bibit dari air hujan dan cahaya matahari yang terik, bedengan semai harus diberi naungan. Sehari sebelum benih disemai, sebaiknya bedengan diairi agar tanahnya cukup basah. Benih tomat disebar secara merata pada bedengan, kemudian ditutup dengan tanah tipis-tipis. Sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Selanjutnya, bedengan ditutup dengan daun pusang selama 2-3 hari. Penyiraman benih dilakukan setiap hari.

Selain disemai di bedengan, benih tomat juga dapat disemai di polybag. Polybag diisi media tanam berupa campuran tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 atau 1:2. Benih tomat dimasukkan satu butir untuk setiap polybag, lalu ditutup dengan media tanam. Selanjutnya, polybag diletakkan di bedengan yang diberi naungan. Penyiraman dilakukan setiap hari.
 Bersambung.....



Tuesday, May 28, 2019

KEUNTUNGAN BERBISNIS AYAM KAMPUNG

Berbisnin Ayam Kampung

Ayam kampung sudah mengalami proses domestikasi oleh manusia sejak ribuan tahun yang silam. Ayam-ayam tersebut mrngalami seleksi alam dan menyebar atau bermigrasi bersama manusia, lalu dibudidayakan secara turun-temurun sampai sekarang.

Ayam kampung diperkirakan merupakan keturunan ayam hutan merah dan ayam hutan hijau. Akibat proses budi daya dan perkawinan antar keturunan srcara alam atau liar, serta prngaruh lingkungan yang berbeda-beda maka terbentuklah berbagai macam type ayam dengan beeagam penampilan fisik dan verietas.

Ada ayam yang typenya sebagai petelur, pedaging, aduan, maupun untuk hias, seperti bentuk bulu, bentuk tubuh, maupub suara. Ayam hasil domestik tersebut srbagian besar dipelihara di daerah pedesaan/perkampungan sehingga dikenal dengan sebutan ayam kampung. Ada juga yang menyebutnya dengan nama ayam buras atau ayam ras. Hal ini bertujuan untuk membedakan dengan ayam yang telah mengalami rekayasa genetik.

Ayam kampung di Indonesia menyebar di semua wilayah dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda.

Berbicara modal, yang dibutuhkan untuk memulai berternak ayam kampung relatif kecil, tetapi perputarannya lebih cepat, lahan yang tidak terlalu luas, serta laju pertumbuhan lebih cepat bila dibandingkan dengan ternak lain seperti babi, kambing dan domba. Ayam kampung menjadi penyumbang protein hewani yang cukup tinggi di antara ternak lainnya. Peranannya cukup besar sebagai penyumbang daging murah bagi masyarakat.

Sistem pemeliharaan secara umbaran yaitu ayam diberi pakan seadanya, lalu dilepas untuk mencari makan sendiri dan sore harinya dimasukkan ke kandang.

Dengan cara memelihara tersebut, ayam tidak dapat berproduksi secara optimal. padahal bila ayam kampung dipelihara secara intensif, hasilnya akan jauh lebih baik. Ayam lebih terkontrol kesehatannya, kebutuhan pakan dan pertumbuhan bobot badan dapat tercapai sesuai dengan rencana.

Walaupun saat ini posisi ayam kampung tergeser oleh ayam boiller dari segi kualitas produk, tetapi permintaannya sanfat tinggi. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah restoran maupun rumah makan yang menyediakan aneka olahan makanan tradisional yang bahannya berasal dari ayam kampung. Seiring dengan berubahnya gaya hidup masyarakat kalangan menengah ke atas yang beralih ke kuliner pedesaan. Di samping itu, sebagian masyarakat mulai jenuh dengan masakan yang berasal dari daging ayam boiller yang berasa empuk sehingga tidak dapat sensasinya. Masyarakat hingga kini masih mempercayai daging ayam kampung rasanya lebih gurih dan lezat. Dagingnya agak liat sehingga terasa saat digigit. Kandungan lemaknya rendah dibandingkan dengan broiller dan warna dagingnya tampak eksotik.

Permintaan daging ayam kampung tersebut tidak diikuti dengan peningkatan populasi dan produksi ayam kampung itu sendiri. Hal ini disebabkan oleh sistem pemeliharaannya yang sebagian besar masih tradisional. Dengan demikian, jalur pemasarannya pun menjadi panjang. Di samping itu, kekurangan ayam kampung lainnya adalah secara alami pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan ayam boiller yang sudah mengalami rekayasa genetik untuk mrnghasilkan daging dalam waktu yang lebih cepat, serta ketersediaan DOC (anak ayam) yang masih terbatas dan kurang berkualitas. Diperkirakan, hanya 40% kebutuhan pasar yang baru terpenuhi.

Keterbatasan populasi ayam kampung diperburuk lagi dengan adanya kasus flu burung yang melanda indonesia. Oleh sebab itu, populasinya menurun drastis dengan adanya pemusnahan masal ayam kampung di pedesaan Ayam tersebut diduga terkena virus flu burung.

Seiring dengan kesadaran masyarakat, pemeliharaan ayam kampung mulai dilakukan secara intensif atau dikandangkan. Hal ini didukung dengan adanya program vaksinasi flu burung yang dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Peternakan yang ada di daerah. Dengan demikian, diharapkan adanya peningkatan populasi ayam kampung.

Melihat fenomena tersebut, usaha ayam kampung sebenarnya masih memiliki prospek cerah. Ayam kampung memiliki kelebihan berikut :

  1. Pemeliharaannya mudah karena tahan pada kondisi lingkungan yang buruk.
  2. Tidak memerlukan lahan yang luas.
  3. Harga jualnya stabil dan relatif lebih tinggi daripada ayam boiller 
  4. Tidak mudah stres dan daya tahan tubuhnya lebih kuat dibandingkan dengan ayam pedaging lainnya.
Untuk memulai usaha pembesaran ayam kampung pedaging bagi pemula dapat dilakukan dengan memelihara beberapa ekor induk ayam kampung. Anak ayam yang dihasilkan dari beberapa ekor induk tersebut dapat dijadikan acuan latihan. Lama-kelamaan akan berkembang menjadi banyak. Bila dikelola dengan baik dengan tujuan komersial, akan mendatangkan kepuasan dari segi ekonomi.

CARA MENGUBAH BUAH SIRKAYA LOKAL MENJADI SRIKAYA JUMBO

Menyambung 2 ranting

Siapa yang tidak mengenal srikaya. Buah yang juga disebut buah nona ini memiliki rasa yang khas, lembut dan kaya manfaat. Namun sayang, keberadaannya masih langka di indonesia. Tak heran, jika di pasaran sulit mencari buah satu ini. Kalau pun ada, biasanya hanya terdapat di supermarket. Anda yang ingin merasakan legitnya buah srikaya harus merogoh kocek yang dalam. Sebab, buah ini dibanderol dengan harga yang relatif mahal. Untuk buah srikaya jumbo bahkan bisa mencapai Rp.30.000.

Srikaya atau buah nona (Annona squamosa), adalah tanaman yang tergolong ke dalam genus Annona yang berasal dari daerah tropis. Buag srikaya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak (serupa sirsak). Daging buahnya berwarna putih. Termasuk semak semi-hijau abadi atau pohon yang meranggas mencapai 8 m tingginya. Daunnya berselang, sederhana, lembing membujur, 7-12 cm panjangnya, dan berlebar 3-4 cm. Bunganya muncul dalam tandan sebanyak 3-4, tiap bunga berlebar 2-3 cm, dengan enam daun bunga/kelopak, kuning-hijau berbintik ungu di dasarnya.

Cara mengubah Srikaya Lokal menjadi Srikaya Jumbo
Srikaya lokal banyak ditanam di sekitar Wonosari, Gunung Kidul. Kulon Progo Yogyakarta. Tanaman ini buahnya rasanya manis, segar, bijinya cukup banyak, sehingga bila makan harus berlomba antara gigi dan lidah agar biji srikaya memisah. Buah srikaya lokal buahnya beratnya antara 150 gram s.d 300 gram, berbuah sepanjang massa/tak kenal musim. Namun pohon srikaya jumbo yang ditanam di daerah klaten buahnya rata-rata beratnya 800 gram, namanya srikaya jumbo. Asal bibit semula dari australia dan saat ini sudah dibudidayakan, karena mempunyai prospek yang cukup cerah, disamping buahnya besar, bijinya sedikit, rasanya manis, cocok untuk hidangan selesai makan. Saat ini hasil buah belum dipasarkan karena penanam srikaya jumbo belum banyak.
Bila anda punya srikaya lokal akan dijadikan srikaya jumbo begini caranya :

  1. Menanam srikaya jumbo untuk dijadikan calon indukan.
  2. Memilih pohon srikaya lokal yang kondisinya segar, misal kulitnya bila dikelupas sangat mudah.
  3. Ambil 2 mata tunas pada ranting yang muda srikaya jumbo dan ujungnya bagian bawah disayat hingga runcing.
  4. Mata tunas tersebut disisipkan pada ranting srikaya lokal, selanjutnya diikat talu plastik selama 40 hari akan keluar calon mata tunas.
  5. Bila mata tunas tersebut mencapai ketinggian 2 cm, ranting srikaya lokal dipotong. 
  6. Srikaya jumbo dengan tunas baru tersebut selanjutnya dipertahankan untuk memperbaiki produktivitas.

Saturday, May 25, 2019

CARA BUDIDAYA SAYUR BAYAM part 2

Panen Bayam

Penyiangan : Kehadiran gulma akan menurunkan produksi bayam 30-65%. Oleh karena itu, harus dilakukan penyiangan. Penyiangan dapat dilakukan dua minggu sekali, atau tergantung banyaknya gulma yang tumbuh. Penyiangan gulma di tepi bedengan dapat dilakukan menggunakan cangkul atau sabit kecil. Namun, gulma yang tumbuh tumbuh di sela-sela tanaman sebaiknya dicabut dengan tangan agar tidak merusak tanaman bayam.

Penjarangan dan penyulaman : Jika saat penebaran benih tidak merata, terjadi pertumbuhan tanaman yang terlalu rapat. Hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman karena tanaman saling bersaing satu sama lain. Tanaman akan cenderung tumbuh tinggi, tetapi diameter batang dan daun yang terlalu kecil. Oleh karena itu, perlu dilakukan penjarangan. Kerapatan tanaman diusahakan sekitar 1-2 tanaman per 1 cm panjang alur penanaman. Penjarangan tanaman sebaiknya dilakukan sebelum pemupukan. Caranya adalah tanaman yang paling kecil di alur-alur yang tampak terlalu rapat dicabut. Apabila tanaman bayam dihasilkan dari benih yang disemai, harus dilakukan penyulaman terhadap tanaman yang mati atau terserang penyakit. Caranya dengan mencabut tanaman yang mati atau sakit, kemudian segera dimusnahkan agar tidak menular ketanaman lainnya, kemudian diganti dengan tanaman lainnya yang lebih baru dan sehat. Penyulaman dapat dilakukan semunggu setelah tanam. Pada saat tanaman berumur 3 minggu, sebaiknya diberi tambahan pupuk kadang.

Pengendalian hama dan penyakit
Hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman bayam, antara lain sebagai berikut.
Hama
  1. Ulat daun : Gejala serangan ulat daun adalah terdapat lubang-lubang pada bagian tengah dan tepi daun yang tampak hijau segar. Pada serangan berat, hanya tersisa tulang daunnya. pengendalian ulat daun dilakukan dengan cara memotong daun yang terserang ulat. Jika serangan hebat, dapat digunakan insktisida alami. Pemberian insektisida alami harus dihentikan 14 hari sebelum panen. 
  2. Ulat penggulung daun : Gejala serangan ulat penggulung daun adalah daun berlubang, kemudian menggulung. Pengendalian ulat penggulung daun dapat dilakukan secara manual, yaitu dengan membuang daun yang diserang.
  3. Belalang : Gejala serangan belalang adalah pada bagian tepi daun yang masih muda terdapat gigitan. Serangan belalang hampir menyerupai serangan ulat daun. Pengendalian belalang dapat dilakukan secara mekanik, yaitu dengan menggoyang-goyangkan daun bayam ke kiri dan ke kanan menggunakan ujung sapu lidi agar belalang beterbangan. 
  4. Kutu daun : Gejala serangan kutu daun adalah daun bayam melengkung dan berpilin. Pada serangan yang sudah berat, daun bayam akan rontok dan pertumbuhan tanaman terhambat. Pengendalian kutu daun dapat dilakukan secara mekanik, yaitu dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang kutu daun.
  5. Bekicot atau siput : Gejala serangan hama ini adalah pada daun, batang, dan akar bayam terlihat bekas gigitan berlubang-lubang. Di sekitar tanaman yang terserang terdapat kotoran hama berwarna hitam. Serangan hama ini menyebabkan kualitas hasil panen menurun. Pengendalian bekicot dapat dilakukan secara mekanik, yaitu dengan mencari bekicot atau siput dan membunuhnya.
Penyakit
  1. Penyakit dumping off (rebah kecambah) : Penyakit ini menyerang tanaman bayam muda, ketika benih mulai berkecambah. Gejala serangan penyakit ini adalah pertumbuhan kecambah tidak normal dan batang lemah serta mudah rebah karena akar serta batangnya busuk. Serangan penyakit rebah kecambah juga menyebabkan lapisan korteks akar utama dan pangkal batang membusuk, dan akhirnya tanaman mati. Pengendalian pentakit ini dapat dilakukan dengan memperbaiki saluran drainase pada lahan budidaya sehingga permukaan tanah tidak terlalu lembap dan mencabut tanaman yang terserang parah, kemudian membakarnya agar penyakit tidak menyebar.
  2. Penyakit karat putih : Gejala serangan penyakit ini adalah bercak-bercak putih agak melepuh pada daun, terutama pada sisi bawah. Jika populasi karat meningkat, dapat menyebabkan terjadinya kerusakan daun. Akibatnya, kualitas panen menurun. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan mencabut tanaman yang sakit dan melakukan peremajaan kembali tanaman jika serangan sudah parah.
  3. Penyakit virus keriting : Gejala serangan penyakit ini adalah daun menguning, menyempit, mengkerut, menggulung, dan mengecil. Penyakit ini paling banyak menyerang daun muda. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman yang sakit, kemudian membakarnya agar penyakit tidak menyebar. Sebagai pencegahan adalah melakukan rotasi dengan tanaman yang tidak sefamili dengan bayam. Selain itu, lahan harus bersih dari tanaman-tanaman yang mungkin merupakan inang bagi penyakit ini.
  4. Penyakit kekurangan mangan (Mn) : Gejala serangan penyakit ini timbulnya bintik-bintik kuning pada tulang daun, tepi daun menjadi keriting, dan pertumbuhan daun menjadi terhambat. Pengendalian dan pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan pemberian zat kapur pada tanah di sekitar tanaman.   
Panen dan Pascapanen
Bayam dapat dipanen umur 25-35 hari setelah tanam, yaitu saat tinggi tanaman sekitar  20-30 cm dan belum berbunga. Waktu panen yang paling baik adalah pagi atau sore hari, saat suhu udara tidak terlalu tinggi. Cara memanen bayam adalah dengan memegang batang bagian bawah, kemudian bayam dicabut hingga ke akarnya. Batang yang ditarik ini harus bagian bawah karena jika ditarik pada bagian atas, batang sering patah menjadi dua. Produksi bayam per hektar dapat mencapai 22.600 kg.

Setelah dipanen, bayam dikumpulkan di suatu tempat yang teduh agar tidak terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari akan membuat daun layu. Selanjutnya, daun dan akar dari bayam dicuci dengan menggunakan air bersih yang mengalir untuk menghilangkan sisa-sisa tanah, terutama di bagian akar.

Langkah selanjutnya adalah melakukan penyortiran. Bayam yang busuk dan rusak dipisahkan dari bayam yang baik dan segar. Selain itu, bayam yang daunnya besar dipisahkan dari yang daunnya kecil. Kemudian, bayam diikat, bisa dengan ikatan besar-besar atau langsung dengan ikatan seukuran seibu jari.

Untuk memudahkan dalam pengangkutan, bayam yang sudah diikat dimasukkan ke dalam keranjang bambu atau plastik. Sebelum dipasarkan, bayam dapat disimpan di tempat yang teduh. Pada suhu kamar, kesegaran daun bayam hanya bertahan 12 jam. Untuk mempertahankan kesegaran bayam, dapat dengan cara mencelupkan bagian akar bayam ke dalam air atau disimpan di lemari pendingin.

Monday, May 20, 2019

CARA BUDIDAYA SAYUR BAYAM part 1


Syarat Bayam bisa tumbuh 
Lingkungan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan produksi tanaman merupakan salah satu kunci sukses sebuah usaha budidaya pertanian. Lingkungan yang tepat akan membuat tanaman tumbuh optimal dan mampu berproduksi tinggi. Budidaya bayam juga harus dilakukan di lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman ini.

  1. Iklim, Bayam dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi sampai ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Karena dapat tumbuh, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, berarti suhu udara tidak terlalu memengaruhi pertumbuhan tanaman bayam. Kelembapan udara yang cocok untuk tanaman bayam adalah 40-60 %. Kebutuhan akan sinar matahari untuk tanaman bayam cukup besar. Oleh karena itu, budidaya bayam harus dilakukan pada lahan terbuka. Pada tempat yang terlindungi (ternaungi), pertumbuhan bayam menjadi kurus dan meninggi akibat kurang mendapat sinar matahari penuh.
  2. Tanah, Kondisi tanah yang sesuai untuk budidaya bayam adalah tanah yang gembur, subur, banyak mengandung humus, dengan pH 6-7. Jika pH tanah yang akan ditanami di atas 7, pertumbuhan daun-daun muda (pucuk) bayam akan memucat putih kekuning-kuningan. Jika ditanam pada lahan yang pH tanahnya dibawah 6, bayam tidak dapat tumbuh dengan baik karena kekurangan beberapa unsur.
Penyiapan lahan
Dalam budidaya pertanian, apa pun jenis tanaman yang akan dibudidayakan, penyiapan lahan menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Jika lahan tidak dipersiapkan dengan baik, tentu saja tanaman tidak mendapatkan semua yang dibutuhkannya untuk dapat tumbuh secara optimal.
  1. Pengolahan tanah, Bayam memerlukan tanah yang gembur dan cukup longgar untuk memudahkan akar tanaman tumbuh dengan baik. Tanah yang gembur dan cukup longgar juga akan memudahkan pencabutan bayam saat panen. Oleh karena itu, sebelum penanaman dilakukan, tanah harus digemburkan terlebih dahulu. Penggemburan dapat dilakukan menggunakan garpu atau cangkul sedalam 30-40 cm. Kemudian, bongkahan-bongkahan tanah dipecah. Selain digemburkan, lahan juga harus dibersihkan dari gulma, sisa-sisa akar tanaman lain, batu-batuan, dan sebagainya. Hasil pembersihan ini disingkirkan, kemudian tanah diratakan. Selanjutnya, lahan dibiarkan selama beberapa waktu.
  2. Pembuatan bedengan, Setelah pengolahan tanah dilakukan, tahap selanjutnya adalah membuat bedengan sebagai tempat untuk menanam bibit bayam. Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 100 cm, tinggi 30 cm, dan panjang sesuai kondisi lahan. Jarak antara bedengan 30 cm._Bersamaan dengan pembuatan bedengan ini, jika pH tanah kurang dari 6, dilakukan pengapuran. Pengapuran dapat menggunakan kalsit atau dolomit. Cara pengapuran adalah kapur pertanian disebar merata dan dicampur dengan tanah. Pengapuran dilakukan minimal 1 bulan sebelum tanam._Sebaliknya, jika untuk menurunkan pH tanah, dapat digunakan tepung belerang atau gipsum. Kebutuhan untuk lahan seluas 1 Ha sekitar 6 ton. Cara pemberian bahan sama dengan pengapuran. 
  3. Pemupukan dasar, pemupukan dasar dilakukan 1 minggu sebelum tanam. pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah masak dengan dosis 10 ton per hektar atau pupuk kompos hasil fermentasi dengan dosis 5 ton per hektar. Cara pemupukan adalah dengan disebarkan merata di atas bedengan, kemudian diaduk dengan tanah lapisan atas. Untuk pemupukan yang diberikan per lubang tanam, cara pemberiannya dilakukan dengan memasukkan pupuk ke dalam lubang tanam. Pemupukan per lubang tanam biasanya diperlukan sekitar 1-2 kg per lubang tanam.
  4. Penanaman dan pemeliharaan, Penyiapan benih : Benih bayam yang akan dibudidayakan harus memenuhi persyaratan, antara lain sebagai berikut. a) Berasal dari tanaman induk yang sehat. b) Bebas dari hama dan prnyakit, c) Daya kecambah 80% d) Memiliki kemurnian benih yang tinggi._Benih bayam yang akan ditanam bisa dibeli di toko pertanian. Pembenihan juga dapat dilakukan sendiri. Benih diambil dari tanaman bayam yang dupelihara sampai tua (berumur sekitar 3 bulan). Jika biji diambil dari tanaman yang masih muda, waktu simpan benih akan singkat dan daya perkecambahannya rendah._Biji yang akan dijadikan benih dipanen pada waktu musim kemarau dan hanya dipilih tandan yang sudah tua (masak). Tandan dijemur beberapa hari, kemudian biji dirontokkan dari tandan dan dipisahkan dari sisa-sisa tanaman. Benih bayam yang baik dapat disimpan sampai setahun. Keperluan benih untuk budidaya bayam yaitu 5-10 kg per hektar atau 0,5-1,0 gram per m2 luas lahan. Penanaman : Penanaman benih bayam dapat dilakukan langsung di lahan tanam tanpa penyemaian lebih dahulu. Benih dapat ditebar langsung di atas bedengan. Agar penebaran benih ratadan tidak terjadi penumpukan, sebelum ditebar benih dapat dicampur dengan tanah atau pupuk kandang yang trlah dihancurkan, baru kemudian ditebarkan di atas bedengan. Benih juga ditebar pada larikan/barisan dengan yang telah dibuat sebelumnya. Larikan ini dibuat dengan jarak 10-15cm._Setelah benih disebar, segera ditutup dengan tanah halus setebal kurang lebih 1 cm, kemudian disiram hingga cukup basah. Waktu penanaman bayam paling baik adalah pada awal musim hujan (Oktober-November). Penyiraman : Tanaman bayam tidak menyukai keadaan tanah yang becek dan tergenang. Tanah yang becek akan membuat kondisi tanah menjadi lembab. Hal ini dapat merangsang tumbuhnya cendawan yang akan menyebabkan akar menjadi busuk. Sirkulasi udara di dalam tanah pun menjadi kurang baik. Namun, kesuburan tanah tetap harus dipertahankan agar tanaman bayam dapat tumbuh dengan baik. Salah satu cara yang harus dilakukan untuk mempertahankan kesuburan tanah adalah menjaga kecukupan air._Tanaman bayam yang masih muda (sampai 1 minggu setelah tanam) membutuhkan air 4 liter air per m2 per hari. Sementara itu, menjelang dewasa tanaman ini membutuhkan air sekitar 8 Liter per m2 per hari. Penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan menggunakan gembor dengan lubang halus. Hal ini karena air siraman yang terlalu deras atau kuat bisa merubuhkan tanaman bayam yang batangnya memang tak begitu kokoh. Penyiangan :   

Saturday, May 18, 2019

JENIS HAMA DAN PENYAKIT PADA SAYURAN MENTIMUN


Budidaya mentimun bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang besar. Mentimun banyak dipergunakan di restoran-restoran, untuk lalapan di warung bebek/ayam goreng dsb. Tetapi harus diperhatikan jika anda budidaya mentimun, anda harus tahu apa saja yang menyebabkan kegagalan panen mentimun. Salah satunya adalah hama dan penyakit tanaman mentimun.

Hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman mentimun, antara lain sebagai berikut.

Hama
  1. Oteng-oteng (Aulocophora similis oliver), Oteng-oteng adalah kumbang daun kecil yang panjangnya  1 cm. Sayapnya berwarna kuning polos dan mengkilap. Biasanya kumbang ini aktif di waktu senja dan malam hari. Hama ini menyerang tanaman mentimun dengan memakan daging daun. Akibatnya daun menjadi berlubang. Jika serangan hama ini cukup berat, semua jaringan daun habis dan tinggal tulang-tulang daun. Pengendalian terhadap serangan hama ini dapat dilakukan dengan melakukan rotasi tanaman dan melakukan sanitasi lahan. Pemberantasan oteng-oteng dapat dilakukan menggunakan pestisida alami.
  2. Lalat buah (Dacuscucurbitae Coq), hama ini menyerang dengan menusuk buah mentimun yang masih mudah, untuk bertelur. Setelah 1-4 hari, telurnya menetas menjadi larva. Larva inilah yang kemudian memakan daging buah mentimun. Akibatnya, buah menjadi busuk. Pengendalian terhadap hama ini dapat dilakukan dengan cara memasang perangkap lalat buah yang dimasukkan ke dalam botol bekas. Cara lainnya adalah mengumpulkan buah yang sudah terserang, kemudian dikubur.
  3. Kutu daun (Aphsgossypii cover), Kutu daun memiliki ukuran tubuh antara 1-2  mm, berwarna kuning kemerah-merahan atau hijau gelap sampai hitam. Hama ini menyerang tanaman mentimun dengan cara menghisap cairan sel tanaman, terutama bagian puncak tanaman. Gejala yang ditimbulkan dari serangan hama ini adalah bentuk daun yang tidak wajar, seperti keriput atau keriting dan menggulung. Cara pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara melakukan rotasi tanaman dan mengurangi tanaman inang di daerah sekitar lahan budidaya mentimun.
Penyakit
  1. Pentakit busuk daun (Downy mildew), Gejala serangan penyakit ini, antara lain terdapat bercak-bercak kuning bersudut pada daun. Jika kedaan cuaca lembab, pada sisi bawah bercak terdapat jamur seperti bulu berwarna keungu-unguan. Daun yang diserang penyakit ini warnanya akan berubah menjadi cokelat membusuk. Pengendalian penyakit busuk daun dapat dilakukan dengan cara menanam varietas mentimun yang tahan terhadap penyakit, memperbaiki drainase tanah, dan mengurangi kelembaban kebun dengan cara memperpanjang jarak tanaman.
  2. Penyakit tepung (Powder mildew), Penyakit ini umumnya menyerang tanaman mentimun terutama di musim kemarau. Gejala yang ditimbulkan dari Serangan penyakit ini adalah permukaan daun dan batang muda terdapat lapisan putih bertepung. Gejala lainnya adalah terdapat bercak diliputi lapisan putih bertepung pada daun, yang kemudian berubah menjadi berwarna kuning, dan akhirnya mengering. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan cara menanam mentimun varietas yang tahan terhadap penyakit dan mencabut tanaman yang terserang cukup parah untuk kemudian dimusnahkan. 
  3. Penyakit antraknosa, Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Colletotriuchum lagenarium pass. Gejala yang ditimbulkan dari serangan penyakit antraknose adalah terdapat bercak-bercak berwarna cokelat pada daun. Bentuk bercaknya agak bulat atau bersudut-sudut. Jika serangan terus meluas, daun tanaman akhirnya mati. Serangan yang terus-menerus meluas juga akan menyebabkan tangkai, batang, dan buah tanaman menjadi busuk. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan cara menanam benih sehat, melakukan pemangkasan bagian tanaman yang terserang, melakukan sanitasi lahan dengan baik, dan mengadakan rotasi tanaman-tanaman dengan jenis yang bukan famili Cucurbitaceae. 
  4. Penyakit bercak daun, Penyakit ini biasanya disebabkan oleh cendawan Paeodomonas laschrymans. Gejala yang timbul dari serangan penyakit bercak daun adalah munculnya bercak-bercak kecil pada daun mentimun. Bercak-bercak tersebut berwarna kuning dan bersudut-sudut karena dibatasi oleh tulang-tulang daun. Pada serangan berat penyakit ini menyebabkan seluruh daun penuh dengan bercak-bercak berwarna menjadi cokelat muda kelabu, mengering, bahkan menjadi berlubang. Buah mentimun yang terserang penyakit ini menjadi busuk. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan cara melakukan rotasi tanaman, menanam b3nih yang sehat, melakukan pemangkasan bagian tanaman yang terserang, atau melakukan penyiangan lahan.
  5. Penyakit busuk buah, Penyebab penyakit busuk buah mentimun adalah beberapa jenis jamur atau bakteri. Gejala yang timbul dari serangan penyakit ini adalah bagian buah yang terserang menjadi busuk kebadah-basahan. Tindakan pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan cara menghindari luka mekanis pada buah, baik sewaktu di kebun maupun saat panen.   

Monday, May 13, 2019

MENGETAHUI KODAM DAN QORIN KITA

Khodam
Khodam berasal dari bahasa arab yang arti katanya adalah "pembantu", pelayan. Kalau secara istilah di alam gaib, khodam sering diartikan sebagai "prngawal", pembantu atau pun perewangan. Konon khodam terdiri atas malaikat dan jin. Orang biasa memiliki khodam dari golongan jin. Aementara khodam yang berupa malaikat hanya untuk orang istimewa, yakni orang yang dekat dengan Allah SWT. 

Khodam tugasnya membantu orang yang diikutinya. Dia bisa dipanggil, bisa pula datang sendiri. Jadi sedikit berbeda dengan qorin.

Khodam yang dipanggil dan dimintai bantuan ternyata harus ada bayaran tertentu yang harus diberikan oleh manusia yang dibantu oleh khodam tadi. Tentu saja bayarannya bukan berupa uang ataupun harta benda lainnya.

Nah disinilah titik yang tidak sesuai dengan koridor agama islam. Ada perjanjian dengan khodam, dengan jin. Dan ini cenderung menyimpang dari syariat islam.

Qorin
Setiap manusia mempunyai dua macam qorin. Keduanya adalah qorin yang baik dan qorin yang buruk. Qorin yang baik berasal dari pancaran "nur Ilahiyah" sebagai awal dari pembentukan unsur ruh dalam diri kita. Biasanya kita menyebutnya sebagai bisikan malaikat. Sementara qorin yang buruk berasal dari "hawa nafsu" yang memang ditugaskan untuk menjerumuskan kita ke dalam jurang kesengsaraan. Untuk yang ini kita biasa menyebutnya sebagai bisikan setan/iblis.

Maka pada umumnya dijelaskan bahwa setiap manusia memiliki qorin. Qorinnya sendiri terdiri atas jin dan malaikat. Qorin yang berasal dari golongan jin mengajak kepada kejahatan, sedangkan qorin yang berasal dari golongan malaikat mengajak k3pada kebaikan.

Coba anda ingat-ingat ketika anda sedang mengalami pergolakan batin saat menghadapi suatu pilihan yang membuat anda bimbang, tidaklah tiba-tiba terasa dalam diri anda makhluk yang membisikkan sesuatu untuk memilih pilihan tertentu?

Atau saat azan berkumandang dan anda sedang suntuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Saat mendengar azan, dalam benak anda seketika bisa muncul niatan untuk segera meninggalkan pekerjaan, lalu menunaikan ibadah sholat tepat waktu. Tapi mendadak pada saat yang sama seakan ada bisikan lain yang tak kalah kencang, "Nanti saja! Selesaikan pekerjaan dulu! Percuma kalau sholat sekarang. Kamu tidak akan khusuk sebab ingat pekerjaan yang belum kamu selesaikan."

Itulah bisikan-bisikan yang akan menyesatkan anda. Dan apakah anda mampu menyingkirkan bisikan-bisikan itu? Wa Allah huallam

Tugas utama Qorin kita
Lalu apa tugas pokok qorin kita? Qorin kita baik yang merupakan qorin dari golongan jin atau setan,maupun qorin yang berasal dari golongan malaikat, bertugas sebagai pembisik. Qorin dari golongan jin dan setan akan senantiasa membisik-bisiki kita untuk berbuat jahat. Di sisi sebaliknya, qorin dari golongan malaikat selalu membisiki kita untuk berbuat kebaikan dan ketaatan.

Abdullah bin Mas'ud berkata, "Rosulullah SAW bersabda, Sesungguhnya syaitan itu melakukan bisikan sebagaimana malaikat juga lakukan. Adapun bisikan syaitan, inyinya mengajak untuk berbuat keburukan dan mendustakan yang haq. Sedangkan bisikan malaikat, intinya mengajak untuk berbuat kebaikan dan membenarkan yang haq. Barang siapa menjumpai pada dirinya (ajaran kebenaran), hendaklah ia memuji Allah SWT (bersyukur), dan barang siapa menjumpai sebaliknya (bisikan kejahatan), hendaklah ia berlindung kepada Allah SWT dari godaan syaitan. Lalu beliau membaca ayat, "syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan...." (Q.S. al-Baqoroh : 268) (H.R Tirmidzi, 2988, an-Nasa'i, No. 11051, dan Ibnu Hibbah, No.988).

Oleh karena itu, kita harus ekstra waspada akan hadirnya bisikan was-was qorin jin. Demikian juga kita tidak boleh lengah terbuai oleh bisikan jahat yang muncul daro syaitan, setan, yang berbentuk manusia. Sekalipun bentuknya itu merupakan manusia yang rupawan. Yang pasti, kedua bisikan tersebut sama-sama berbahayanya dan sama-sama membikin kita celaka. Baik celaka di dunia maupun di akhirat.  Itulah sebabnya Allah SWT mengingatkan agar kita banyak memohon perlindungan kepada Nya dari bisikan jahat syitan yang berbentuk jin atau manusia. Sebagaimana yang termaktub dalam firman Allah SWT, Q.S an-naas ayat 1-6.

Ibnu Katsir menyatakan dalam kitabnya, saat menafsirkan Q.S an-naas tersebut - bahwa yang dimaksud dengan "al waswasul khonas" dalam surat an-naas adalah syaitan yang disertakan kepada manusia. Karena tidak seorang pun dari keturunan nabi Adam kecuali ia memiliki qorin. Qorin itulah yang menghiasi keburukan dan kekejian, dan tidak seorangpun yang selamat darinya kecuali mereka yang dilindungi oleh Allah SWT (tafsir Ibnu Katsir : 4/575). 

MENYIBAK TABIR TIGA BAGIAN ALAM GAIB


Di dalam buku Menyibak Tabir Alam Ghaib yang disusun oleh M. Iqbal Haetami, dikatakan bahwa ada tiga bagian alam ghaib yaitu :
  1. Gaib Indrawi
  2. Gaib Lintas Indrawi
  3. Gaib Mutlak
Gaib Inderawi
Gaib Indrawi adalah segala sesuatu yang tidak dapat ditangkap oleh indera kita. Gaib inderawi ini pun mungkin bisa gaib bagi seseorang, sedangkan bagi orang yang lainnya tidak; bergantung waktu dan tempatnya. Misalnya anak kita sedang bermain-main di halaman rumah, sementara kita asyik bekerja di dalam rumah. Kebetulan posisi bermain anak kita tidak bisa kita intip melalui jendela yang terletak di dekat ruang kerja kita. Nah, ini berarti permainan apa saja yang dilakukan oleh anak kita merupakan hal gaib bagi kita; sedangkan baginya, tentu saja bukan gaib.

Contoh yang lainnya : seorang anak yang cerdas, pintar, rajin belajar mampu menjawab dengan benar soal-soal ujian yang sukar dan rumit. Padahal soal-soal ujian itu belum pernah diajarkan sekalipun oleh gurunya. Apa penyebabnya ? Tak lain dan tak bukan, sebab anak tersebut rajin belajar dan membaca. Jadi, pengetahuannya luas dan jauh mendahului/melampaui teman-teman sekelasnya.

Sebaliknya bagi teman-teman sekelasnya, soal-soal yang sukar dan rumit itu boleh saja dibilang gaib. Mengapa ? Sebab mereka buta sama sekali tentangnya; soal-soal ujian itu terasa "gelap sekali" di mata mereka. Mereka tak punya bahan refrensi apa pun di otak mereka untuk menjawabnya.

Demikianlah, realitas pun bila tidak diketahui oleh manusia rupanya bisa dikatakan sebagai sesuatu yang gaib. Al Quran dengan gamblang menyebutkan bahwa kunci segala soal kegaiban ada di tangan Allah SWT. Sebagai makhluk Nya yang paling mulia, manusia sungguh memiliki banyak keterbatasan. Sepintar apa pun seorang manusia, tetap tidak akan mampu mengetahui semua hal (realitas) nyata yang terjadi di muka bumi ini.

Hal ini sebagaimana yang diisyaratkan oleh Q.S. al-An'am ayat 59, "Dan pada sisi Allah lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."

Gaib Lintas Inderawi
Dalam uraian terdahulu telah disinggung tentang pancaindera dan indera keenam. Bahwa tidak setiap manusia punya kemampuan untuk melihat dan merasakan sesuatu yang gaib-gaib. Oleh karena itu, orang yang dapat melihat alam gaib beserta segenap kehadiran makhluk-makhluk gaibnya disebut memiliki indera keenam (Memang sih, hal ihwal indera keenam masih menjadi pro kontra di kalangan para ahli; tapi di tulisan ini kita sepakat saja dalam indera keenam. Bahwa indera keenam memang ada).

Dengan kata lain, indera keenamlah yang memungkinkan seseorang bisa menangkap fenomena alam gaib. Inilah yang dimaksud dengan gaib lintas inderawi. Sementara indera keenam bisa dimiliki seseorang secara alami atau sebab diasah.

Allah SWT memang maha besar, Maha Kaya ilmu sekaligus Maha Berbagi akan segala ilmu yang dimiliki-Nya. Maka orang-orang yang bersedia susah-payah untuk mempelajari sesuatu (suatu ilmu) pasti akan diberi-Nya kemampuan. Namun, sudah pasti kemampuan yang diberikan itu dalam batas-batas dan kapasitas tertentu. Tak terkecuali orang-orang yang rela bersusah-payah melakukan olah batin.

Mereka yang suka melakukan olah batin akan makin terasah indera keenamnya. Terlebih mereka yang pada dasarnya sudah memiliki "bakat istimewa" tersebut. Begitulah adanya. Orang-orang yang rutin melakukan olah batin pada akhirnya sangat mungkin dapat mengetahui sesuatu di luar jangkauan pancainderanya. Bahkan konon, ada pula yang bisa menembus dimensi ruang dan waktu (sebagai contoh, ada orang yang rohnya jalan-jalan hingga ke Australia sementara jasadnya wadah-nya atau tubuhnya tetap di rumah).

Selain melalui olah batin (sehingga menajamkan indera keenam), gaib lintas inderawi bisa juga terjadi melalui pemberitaan makhluk gaib. Yang dimaksud disini adalah makhluk nonmateri; sebagai lawan dari makhluk materi, yakni manusia. Misalnya jin, malaikat, iblis, siluman dll.

Gaib Mutlak
Gaib mutlak sama sekali tidak diketahui oleh makhluk. Gaib mutlak betul-betul hanya diketahui oleh Allah SWT semata. Malaikat, jin, apalagi manusia, sama sekali tidak bisa mengetahuinya.

Gaib mutlak inilah yang merupakan gaib yang sesungguhnya. Sementara gaib yang pertama dan gaib yang kedua bolehlah dibilang sebagai kegaiban semu, pseudo-gaib. Mengapa? Sebab dua kegaiban tersebut masih bisa diketahui oleh manusia. Baik melalui olah batin maupun melalui pemberitaan makhluk nonmateri.

Bagaimana halnya dengan malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu (menemui) para nabi dan Rosul? Hal itu terjadi semata-mata sebagai suatu mukjizat dari-Nya atas status kenabian atau kerasulan mereka. Sekaligus juga untuk menunjukkan kebenaran ajaran yang mereka bawa. Bahwa ajaran tersebut benar-benar bersumber dari Allah SWT, Zat yang Maha Mengetahui segala yang gaib. 

Thursday, May 9, 2019

JENIS-JENIS RUMPUT LAUT

Perkembangan rumput laut Indonesia begitu sangat pesat. Kenaikannya setiap tahun sungguh mengundang decak kagum. Peningkatan produksi rumput laut secara nasional setiap tahun mencapai ratusan ribu ton. Saat ini tidak hanya wilayah Indonesia timur saja yang mengembangkan rumput laut tapi hampir setiap wilayah Indonesia mulai menggalakkan budidaya rumput laut. Rumput laut di Indonesia dibudidayakan tidak hanya di perairan laut namun dapat pula dibudidayakan tidak hanya di perairan laut namun dapat pula dibudidayakan di perairan payau. Ada banyak jenis rumput laut yang terbesar di perairan wilayah Indonesia namun hanya beberapa saja yang dibudidayakan dan perkembangannya cukup baik ketika dibudidayakan.

Jenis-jenis rumput laut yang telah berhasil dibudidayakan di Indonesia, antara lain :

Eucheuma cottonii

Rumput laut Eucheuma cottonii merupakan jenis rumput laut yang paling banyak dibudidayakan di wilayah perairan Indonesia. Perkembangan budidayanya cukup menggembirakan. Hal ini tidak terlepas dari mudahnya membudidayakan rumput laut jenis ini dan permintaan pasar yang sangat tinggi. Sentra wilayah budidaya rumput laut jenis ini terdapat di sSulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Bali, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Barat.

Eucheuma cottonii merupakan rumput laut penghasil karaginan yang sebagian besar hasilnya digunakan untuk bahan baku industri. Rumput laut Eucheuma cottonii dibudidayakan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor yang digunakan untuk industry kosmetik atau farmasi.

Eucheuma spinosum

Eucheuma spinosum masih satu jenis dengan Eucheuma cottonii dan sama-sama sebagai penghasil karaginan. Perbedaannya, Eucheuma spinosum menghasilkan karaginan jenis kappa karaginan berupa jelly yang bersifat kaku, getas dan keras. Bali adalah salah satu provinsi yang mengembangkan budidaya rumput laut jenis ini.

Gracilaria spp

Rumput laut Gracilaria spp dapat tumbuh baik di perairan payau. Gracilaria spp adalah jenis rumput yang bersifat agarofit yaitu jenis rumput laut penghasil agar-agar. Perkembangan budidaya rumput laut jenis ini tidak secepat Eucheuma cottonii. Sentra produksi Gracilaria spp terletak di Sulawesi Aelatan, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Sargassum spp

Sargaasum spp ini merupakan jenis rumput laut yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sargassum spp adalah jenis rumput laut penghasil alginat. Di Indonesia Sargassum spp satu-satunya rumput laut penghasil alginat selain Turbinaria spp. Perkembangan budidaya rumput laut jenis oni masih sangat terbatas. Oleh karena permintaannya yang masih rendah prrkembangan budidaya rumput laut jenis ini tidak sepesat rumput laut Eucheuma cottoniii dan Gracelaria spp.

Sampai saat ini baru sebatas jenis-jenis tersebut di atas yang dibudidayakan di Indonesia dan hanya Eucheuma cottonii dan Gracilaria spp yang perkembangan budidayanya sangat menjanjikan. Sampai dengan tahun 2009 produksi rumput laut kedua jenis tersebut, masing-masing sebesar 2.791.688 ton 171.868 ton.

Kandungan Nutrisi
Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karboidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D,E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium, dan natrium. Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10-20 kali lipat dibandingkan dengan tanaman darat.   


Saturday, May 4, 2019

MISTERI ALAM GAIB


Kata misteri alam gaib begitu menggoda selera imajinasi kita. Kata "misteri" saja sudah menimbulkan selera. Apalagi ditambahi frase "alam gaib". Pastilah akan makin menimbulkan selera kita untuk mengikutinya.

Banyak orang ingin tahu seluk-beluk alam gaib, yang sejujurnya sering kali mereka rasakan menebar keseraman. Maklumlah orang-orang itu kan cenderung membayangkan wajah menakutkan si hantu beserta kronu-kroninya ketika mendengar kata "alam gaib". Wajar saja bila imajinasi mereka serta merta lari ke yang seram-seram.

sebagai contoh, aebelum membahas mengenai alam gaib, mari kita adakan survey kecil-kecilan. Apa yang terlintas di benakmu jika mendengar orang mengatakan "Misteri Alam Gaib?". Rata-rata jawaban mereka mengacu kepada setan, hantu, tuyul dan makhluk semacamnya.

Berdasarkan pertanyaan-jawaban tadi mereka akhirnya dapat diambil kesimpulan, ternyata pemahaman mereka tentang alam gaib cenderung mengarah pada pemahaman sempit, yaitu pada dunia hantu semata.

Yang lebih parah adalah mereka yang sinis terhadap hantu, sementara hal ini hantu dianggap mewakili makhluk penghuni alam gaib. Bagi seorang  seorang muslim mempercayai yang gaib merupakan bagian dari iman.

Sementara di sisi lain, banyak orang yang mengaku orang pintar yang menawarkan produk alam gaib misalnya, santet, pengasihan, penglaris dan sebagainya. Dan ini sungguh menyesatkan bagi kaum muslim.

Kita wajib berhati-hati. Perbincangan terkait misteri alam gaib kelihatannya sepele. Bahkan, sebagian dari anda mungkin ada yang bilang bahwa perbincangan hal-hal semacam ini terkesan mengada-ada. Tapi faktanya, berdasarkan apa yang ada di masyarakat terbukti kalau masih banyak yang gagal faham mengenai alam gaib.

Karena rasa penasaran atau bagaimana, orang-orang banyak yang serius ingin tahu ini bahkan ada yang getol melakukan olah batin. Tak enggan pula mereka keluar uang sekian juta rupiah sebagai mahar untuk belajar hal yang gaib-gaib. Waktu dan tenaga pun tak berat mereka luangkan guna mempelajari ilmu gaib secara mendalam. Entah apa pun alasan, motivasi, dan tujuannya.

Sementara di sisi lainnya lagi, ada orang-orang yang "berbakat" untuk melihat alam gaib beserta penghuninya, tapi mereka ini justru tak enjoy dengan bakat tersebut. Mereka tidak merasa antusias dengan kemisteriusan alam gaib. Yang mereka inginkan hanyalah hidup tenang tanpa harua melihat hal yang aneh-aneh. Dengan kata lain, mereka tidak kuat mental jika setiap saat harus berhadapan dengan makhluk halus. Wujud yang tidak lazim, ukurannya terlampau besar, seram, misterius.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan sesuatu perkara dapat disebut gaob :

  1. Sebab sesuatu itu berlalu masa keberadaannya, misal nenek kita yang telah meninggal dunia saat kita belum lahir, rezim soeharto yang tumbang saat kita masih bayi. Tentu saja soal nenek dan rezim soeharto tersebut kita sekadar tahu berdasar cerita dari mulut ke mulut atau daei membaca. Sebatas itu saja. Kehangatan pelukan nenek hanya sebuah misteri. Begitu juga dengan tumbangnya rezim soeharto. Kira tidak tahu suasana mencekam waktu itu ketika ada demo dan anarkis di mana-mana.
  2. Sebab tempatnya jauh dari kira, karena tempat atau posisi sesuatu jauh dari kita, sudah pasti kira tak bisa melihatnya. Banyak sekali hal ataupun peristiwa di alam raya ini yang tidak mungkin dapat kita ketahui secara satu persatu. Sebagai contoh peristiwa di jagat raya ini. Semua begitu gaib dan bahkan misterius. Siapa yang tahu kejadian di sana. Sama sekali tak terjangkau.
  3. Sesuatu kita anggap gaib sebab indera kita terhalang oleh sesuatu yang lain untuk melihatnya sebagai contoh, proses pemisahan darah dan susu di dalam tubuh aeekor sapi. Proses tersebut betil-betul gaib bagi kita sebagai manusia biasa. Sekalipun kita memelototkan mata seluas samudera, sejauh kita hanyalah manusia dengan kemampuan indera yang tidak luar biasa. Bahkan apa yang terjadi di perut bumi, kita tidak dapat melihat dengan mata telanjang tanpa bantuan peralatan yang canggih. Ada satu hal gaib lagi yang begitu dekat dengan kita. Yaitu apa-apa yang terjadi di dalam tubuh kuta sendiri. Sebagai contoh, bukankah kita tidak bisa melihat tulang dan otot yang terdapat di bawah permukaan kulit kedua telapak tangan kita? Kita hanya bisa memandangi dan mengelus-elus telapak tangan kita, tapi kita tidak tahu sama sekali apa yang terjadi dibalik permukaan telapak tangan tersebut. Untuk itu kita mesti membedahnya dulu.
  4. Sebab alam gaib atau sesuatu yang gaib itu belum tiba waktunya. Sesuatu yang belum tiba waktunya memang masih gaib. Seperti kematian, kiamat, jodoh.
  5. Sesuatu gaib karena belum tercipta atau belum dibuat. Misalnya dalam hal perangkat tekhnologi. Dahulu sebelum teknologi HP ditemukan, orang-orang tidak pernah membayangkan bisa bepergian sambil membawa-bawa pesawat telepon. Srbab dipikiran mereka yang ada hanya telepon kabel atau telepon rumah.
  6. Sesuatu gaib sebab diciptakan tanpa jasad oleh Allah SWT, harus diakui bahwa memang ada makhluk-makhluk yang tidak diberi tubuh atau jasad oleh Allah SWT. Keberadaan makhluk-makhluk tanpa jasad ini dapat diketahui bilamana mereka menjalankan fungsinya. Misalnya malaikat sebagai tangan kanan Allah SWT yang sangat menurut dan tidak pernah melanggar perintah Nya. Kemudian ada setan yang kerjaannya menggoda manusia. Mereka adalah makhluk Allah tanpa jasad.